Rieke Ditangisi Warga Cikampek

TRIBUNNEWS.COM, CIKAMPEK - Begitu tiba di Stasiun Kereta Api Cikampek, Jawa Barat, Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki langsung disambut warga sekitar yang sudah mengetahui kedatangan mereka sebelumnya.

Terlebih, keduanya, didampingi tokoh fenomenal yang kini memimpin Jakarta, Joko Widodo atau Jokowi. Rieke dan Teten mendapat ucapan selamat, doa dan harapan warga sekitar, berharap keduanya terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat.

Disela-sela kerumunan warga, terlihat seorang lelaki tua menghampiri Rieke. Ia kemudian menangis, entah apa yang ia katakan kepada Rieke sambil terus mendekat.

Sambil terisak, terdengar pelan, pria paruh baya itu ternyata mengungkapkan harapannya kepada Rieke. Harapan, agar politisi PDI Perjuangan terpilih sebagai gubernur Jawa Barat yang baru.

Rieke terlihat tersenyum, sambil menepuk-nepuk bahu pria yang sudah terlihat sepuh itu.

"Saya akan mendukung Ibu Rieke," tutur pria yang terus saja menangis haru.

Ibu-ibu, dan warga sekitar yang lain, terlihat tak mau menyia-nyiakan kesempatan, untuk bisa mendekat dengan Rieke, termasuk Jokowi dan Teten Masduki yang saling bersebelahan.

Rieke kemudian menyempatkan diri untuk meminta dukungan kepada warga Cikampek yang melihatnya. Meminta doa restu, mendatangi TPS di hari pencoblosan 24 Februari mendatang.

"Pancasila ada lima, rukun Islam juga ada lima. Jadi, ibu-ibu,bapak-bapak jangan lupa pilih nomor lima ya," ujar Rieke Sumringah.

Klik:

  • Supir Truk Penganggur Itu Dapat Warisan Rp 3,5 Miliar
  • Wisata Kesehatan Mulai Berkembang
  • Bank Hokuto dan BNI Jembatani Para Pengusaha
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.