Rieke heran jumlah pemilih di Jabar susut 4 juta

MERDEKA.COM, Beberapa Calon Gubernur Jawa Barat menyoroti hilangnya angka pemilih yang mencapai 4 juta dari data penduduk potensial pemilih pemilu (DP4). KPU kini menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) sekitar 32 juta.

"Ini menyusutnya sampai 4 juta pemilih kenapa ya? 4 Juta Itu kan orang loh, banyak sekali bagi saya," kata Cagub Rieke usai penetapan dan pengumuman cagub-cawagub di Kantor KPU Jabar, Bandung, Senin (17/12).

Dia mengaku heran dengan penyusutan suara yang cukup signifikan. Baginya satu suara juga sangat mempengaruhi pesta demokrasi terbesar di Jawa Barat.

"Masalah DPS ini bukan persoalan main-main karena satu suara akan sangat menentukan," terang Cagub yang diusung PDI Perjuangan tersebut.

Dia meminta KPU Jabar untuk bisa lebih serius lagi untuk penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada 5 Januari 2013 nanti. Menurutnya jumlah penduduk Jabar itu tidak ada kata berkurang, melainkan bertambah setiap harinya.

"Tapi kenapa pemilih berkurang dengan angka yang cukup signifikan menurut saya. Itu jadi pertanyaan kita semua," cetusnya.

Rieke lalu mengajak semua pihak mengawal DPS sebelum ditetapkan jadi DPT. "DPS itu jadi PR kita semua, mari kita kawal dan cek sama-sama," ajaknya.

Sementara itu, incumbent Ahmad Heryawan sudah mengetahui adanya penyusutan DP4 ke DPS yang cukup signifikan. Dia cukup menyayangkan, tapi jika itu memang hasilnya dirinya akan mengikuti proses yang tengah dilakukan KPU Jabar.

"Kalau saya ikuti sajalah, yang penting saya lihat KPU semakin membaik, karena untuk menetapkan DPT KPU melibatkan banyak pihak," tandas politisi PKS tersebut.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.