Rifaizal Samual Mengaku Ferdy Sambo Minta Peristiwa di Magelang Tidak Diumbar

Merdeka.com - Merdeka.com - Mantan Kanit 1 Reskrim Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan Rifaizal Samual diminta oleh Ferdy Sambo agar peristiwa di Magelang tidak diumbar ke publik. Hal ini dinilai peristiwa tersebut merupakan aib bagi keluarga Sambo.

Awalnya, Samual menceritakan mendapat perintah dari mantan Kapolres Metro Jakarta Selatan Budi Herdi untuk melakukan pemeriksaan saksi di biro Provos Divpropam Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Salah satu saksi yang ditanyakan pada saat itu adalah Bharada Richard Elizer. Dia pun melakukan interogasi singkat terhadap Bharada E.

"Richard coba kau ceritakan apaa adanya," cerita Samual di perisdangan perkara Obstruction of Justice (OOJ) Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis malam (3/11).

"Benar bang saya yang tembak," saut Samual dengan menirukan suara Bharada E.

Pada saat introgasi singkat berlangsung, turut disaksikan juga oleh mantan kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit.

Lebih lanjut, dia juga bertanya ke Richard apa yang menyebabkan terjadinya baku tembak di rumah dinas Sambo yang berletak di Duren Tiga hingga menyebabkan Brigadir Yoshua tewas di tangannya. Dari cerita Bharada E, dia menyinggung soal kejadian yang terjadi di Magelang.

"Setelah (cerita) peristiwa di Magelang kami mendapatkan penyampaian langsung dari pak FS saat itu bahwa 'untuk peristiwa di Magelang tidak usah diumbar ke mana mana karena itu merupakan aib keluarga saya'," kata Samual dengan meniru suara FS.

Dirinya yang baru mengetahui perihal tersebut menilai bahwa kejadian tersebut merupakan hal yang sensitif. Sehingga dia tidak berani bertanya seputar kejadian di Magelang kepada saksi-saksi terkait. [cob]