Rifat Sungkar Ungkap Pentingnya Pendidikan Safety Riding Sejak Dini dan Toleransi dalam Berkendara

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Rifat Sungkar mengomentari banyaknya kecelakaan lalulintas yang belakangan terjadi. Menurutnya, perlu adanya edukasi mengenai keamanan berkendara sejak usia dini untuk membangun mental yang baik bagi masyarakat.

Dalam sebuah sesi tanya jawab yang digelar Mitshubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) beberapa waktu lalu, suami Sissy Pricillia itu menuturkan ilmu berkendara masyarakat di Indonesia sebagian besar didapati dari pengalaman. Padahal, pria 43 tahun itu menyebut jika di beberapa negara, pendidikan tersebut sudah diperkenalkan pada anak-anak usia sekolah dasar.

TERKAIT: Rifat Sungkar Ungkap Hal Penting yang Dibutuhkan Masyarakat pada Mobil Keluarga Masa Kini

TERKAIT: Rekomendasi Mobil Sylish dan Sporty untuk Keluarga Muda Menurut Rifat Sungkar

TERKAIT: 5 Potret Romantis Sissy Priscillia dan Rifat Sungkar

"Ilmu berkendara lebih banyak dari vokasi atau jalur pengalaman hidup bukan akademisi, padahal kesadaran berkendara bisa didapat dari edukasi. Saya menyarankan kepada mereka (pihak kepolisian), pendidikan safety riding sejak usia dini, bahkan SD," ucap Rifat Sungkar secara virtual.

"Saya contoh di Inggris, anak kelas 1 SD diajarin cara berjalan di trotoar. Kelas 3 SD bisa membiming anak kelas 1 berjalan di trotoar, itu sudah jadi kebudayaan," lanjut Rifat Sungkar.

Prioritas di Jalan

Sissy Priscillia - Rifat Sungkar. (Deki Prayoga/bintang.com)
Sissy Priscillia - Rifat Sungkar. (Deki Prayoga/bintang.com)

Lebih lanjut, Rifat Sungkar pun mengakui jika di Indonesia toleransi menggunakan jalan raya masih sangat minim. Hal itu berbanding terbalik dengan apa yang ia temukan di beberapa negara yang sudah terbilang tertib dalam berkendara di jalan raya.

"Di Indonesia, kita suka tidak tahu adalah siapa prioritas kita di jalan. Di luar negeri, orang menyeberang diprortitaskan, kedua adalah sepeda dan ketiga motor. Di sini hukum rimba, siapa yang kuat yang menang, bukan yang prioritas," paparnya.

Paham Toleransi

Sissy Priscillia - Rifat Sungkar. (Deki Prayoga/bintang.com)
Sissy Priscillia - Rifat Sungkar. (Deki Prayoga/bintang.com)

Maka dari itu, berbicara soal keselamatan berkendara tak melulu tentang bagaimana kemahiran seseorang mengendarai kendaraannya agar terhindar dari kecelakaan. Yang lebih penting dari itu, menurut Rifat Sungkar adalah bagaimana mengedepankan sikap toleransi sesama pengguna jalan sehingga kecelakaan lalulintas bisa diminimalisir.

"Safety riding itu bagaimana memahami ajaran lalulintas yang berlaku untuk mendapatkan toleransi berlalulintas," pungkasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel