Rifda puncaki senam artistik putri PON Papua dengan 4 emas untuk DKI

·Bacaan 1 menit

Rifda Irfanaluthfi berhasil memenuhi targetnya untuk membawa pulang empat medali emas dalam perhelatan final senam artistik PON XX Papua di Istora Papua Bangkit.

Emas keempatnya itu dipastikan lewat penampilannya di nomor lantai dan mengungguli 7 peserta lainnya termasuk satu perwakilan dari DKI Jakarta, serta dari Riau, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Papua.

Rifda kembali tampil rapih dan apik dengan total poin 13.033.

Baca juga: Rifda tambah raihan emas DKI lewat nomor meja lompat di PON Papua

Dengan gerakan yang berani dan banyak melibatkan gerakan salto atau summer vault.

Angka tersebut memang lebih kecil dari perolehan hasil senam lantainya pada saat melakukan nomor beregu di hari pertama kompetisi senam artistik dimulai dengan total poin 13.300.

Meski demikian, Rifda tetap memuncaki perolehan nilai pada babak individu ini.

Sebelumnya Rifda berhasil menyabet emas dari semua nomor pertandingan yang diikutinya mulai dari beregu, serba bisa perorangan putri, meja lompat, dan terakhir nomor lantai.

Baca juga: DKI Jakarta sabet medali emas untuk senam artistik beregu putri

Pada nomor yang sama, atlet dari Jawa Tengah Yogi Novi Laila mengisi posisi kedua dengan total poin 12.233 dengan tingkat kesulitan yang masih di bawah raihan Rifda.

Itu merupakan perak pertama yang disumbangkan Yogi untuk Jawa Tengah setelah pada nomor Balok Keseimbangan ia gagal meraih medali.

Sementara di posisi ketiga, Amalia Fauzia dari Jawa Timur meraih hasil yang beda tipis dari Yogi dengan total 12.133.

Dengan ini total raihan medali yang diperoleh oleh DKI Jakarta dari senam artistik putri berjumlah 4 emas dari nomor beregu, serba bisa perorangan, meja lompat, dan lantai; 2 perak dari nomor serba bisa perorangan dan balok keseimbangan; serta 2 perunggu dari nomor palang bertingkat dan balok keseimbangan.

Baca juga: Nadia rayakan HUT ke-17 dengan hadiahkan perunggu untuk DKI

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel