Rikako Ikee lolos Olimpiade Tokyo usai didiagnosis leukemia

Rr. Cornea Khairany
·Bacaan 1 menit

Atlet renang asal Jepang Rikako Ikee dinyatakan lolos kualifikasi Olimpiade Tokyo untuk nomor 4x100m gaya ganti estafet setelah didiagnosis menderita leukemia dua tahun lalu.

Perenang berusia 20 tahun itu keluar sebagai yang terbaik pada nomor 100m gaya kupu-kupu uji coba Olimpiade setelah finis dalam waktu 57,77 detik demi memastikan satu tempat di Tokyo.

Catatan waktu tersebut tidak memenuhi standar kualifikasi untuk nomor perorangan Olimpiade Tokyo, tetapi memenuhi waktu yang dibutuhkan 57,92 detik untuk lolos pada nomor estafet putri.

“Saya sangat senang sekaligus terkejut,” kata Ikee dikutip dari BBC, Senin.

Baca juga: Ikee ikuti kualifikasi renang Olimpiade setelah perawatan leukemia

Finalis Olimpiade 2016 Rio de Janeiro itu kembali berlatih di kolam renang pada Maret tahun lalu setelah menjalani perawatan sekitar 10 bulan di rumah sakit.

Setelah menandai comeback-nya dengan kemenangan pada nomor 100 meter gaya kupu-kupu Tokyo Open Februari lalu, dia mengaku tidak banyak berharap untuk bertanding dalam ajang berikutnya tahun ini.

“Saya tidak tahu apa yang baru saja terjadi. Saya belum pernah merasakan hal ini sebelumnya,” ungkap Ikee.

“Saya sempat berpikir tidak punya kesempatan sama sekali di nomor gaya kupu-kupu. Saya berpikir jika ingin lolos, mungkin bisa di 100 meter gaya bebas estafet,” tambah dia.

Ikee masih punya kesempatan bertanding pada nomor perseorangan di Tokyo meski ia gagal mencatatkan waktu minimal 57,10 detik pada uji coba tersebut.

Dia bisa saja mengamankan tempat nomor 50m dan 100m gaya bebas pada kejuaraan uji coba yang akan kembali digelar di Jepang nanti.

Baca juga: Federica Pellegrini bakal cetak rekor kepesertaan di lima Olimpiade

Baca juga: Sarah Sjostrom si ratu gaya kupu-kupu sudah kembali berenang