Riko Simanjuntak, Kisah Kocak di Balik Lari yang Cepat dan Pengalaman Jadi Asisten Dosen

Bola.com, Jakarta - Pemain sayap Persija Jakarta, Riko Simanjuntak, terkenal punya kecepatan yang luar biasa ketika membawa bola di lapangan hijau. Ternyata pemain dengan postur mungil ini punya kisah menarik di balik kemampuan kakinya yang mampu berlari cepat.

Riko Simanjuntak menjadi andalan Persija Jakarta di lini sayap sejak 2018. Pemain yang direkrut dari Semen Padang itu menjadi pemain yang sangat sulit untuk digantikan perannya oleh pemain lain.

Bahkan pemain bernomor punggung 25 itu dikenal sebagai pelayan yang sangat cocok untuk mesin gol Persija Jakarta, Marko Simic. Perpaduan keduanya di lini serang Macan Kemayoran pun membawa tim ibu kota meraih gelar juara Piala Presiden 2018 dan Liga 1 2018.

Namun, ada kisah menarik di balik keunggulannya di lapangan hijau. Riko Simanjuntak membagikan cerita mengenai kemampuannya berlari cepat dengan canda tawa bersama Valentino Simanjuntak yang membukanya dengan pertanyaan apakah kecepatan larinya terlatih karena suka mencuri pada masih kecil.

"Kalau nyolong, namanya anak-anak pasti pernah. To the point saja pernah. Waktu itu nyolong jambu tetangga. Kalau ketahuan pasti langsung lari, tapi sekarang sudah tobat dan tidak seperti itu lagi," ungkap Riko Simanjuntak dengan tertawa seperti dilansir dari Youtube Jebreeetmedia TV.

Tak hanya itu, bermain layang-layang bersama teman-teman saat masih kecil dan rasa takut terhadap suasana gelap juga dianggapnya melatih kemampuan larinya yang cepat.

"Waktu kecil memang saya menyenangi permainan yang identik dengan lari, seperti bermain layang-layang. Saya main di lapangan, setiap ada layangan yang putus kita berlomba lari mengejar layangan," ujar Riko dengan tetap tertawa.

"Waktu kecil saya juga takut sama gelap, lalu ada gang yang panjangnya berapa ratus meter dan itu gelap. Sering kalau mau keluar rumah disuruh orang tua untuk belanja malam-malam, kalau mau lewat gang itu aku lari sekencang-kencangnya," ungkap Riko Simanjuntak.

Mau ikuti challenge 5 tahun Bola.com dengan hadiah menarik? Klik Tautan ini.

 


Pernah Jadi Asisten Dosen

Pemain Persija Jakarta, Riko Simanjuntak, saat mengikuti sesi latihan jelang laga Liga 1 di Lapangan Sutasoma, Jakarta, Jumat (07/12). Persija akan berhadapan dengan Mitra Kukar. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Proses Riko Simanjuntak menjadi pemain andalan Persija Jakarta tidak mudah. Ia memulai karier profesional bersama PSMS Medan pada 2012. Ia kemudian sempat bergabung bersama PS Bangka dan Gresik United.

Kemudian, Riko Simanjuntak bergabung bersama Semen Padang. Kemampuannya di sisi sayap Kabau Sirah yang membuat namanya mulai mendapatkan perhatian dari publik sepak bola Indonesia.

Akhirnya, Persija Jakarta memutuskan untuk mendatangkannya pada 2018, di mana Semen Padang baru saja terdegradasi dari Liga 1 pada musim 2017. Namun, di balik perjalanannya itu, Riko Simanjuntak sempat mengenyam bangku kuliah dan sempat menjadi asisten dosen.

Riko Simanjuntak sempat berkuliah di Universitas Negeri Medan. Ia mengambil jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga. Ketika itu, Riko pun sempat diminta menjadi asisten dosen untuk mata kuliah sepak bola.

"Saya juga kuliah ketika bermain di PSMS. Jadi saya bermain sepak bola sambil kuliah. Saya kuliah sampai semester 7 di Unimed," ujar Riko Simanjuntak.

"Saat saya kuliah, saya juga menjadi asisten dosen. Mata kuliah sepak bola itu asisten dosennya saya," lanjutnya.

Riko Simanjuntak menjelaskan mata kuliah sepak bola yang diberikan saat kuliah itu merupakan mata kuliah yang bentuknya selalu praktik di lapangan. "Materinya seperti dasar-dasar sepak bola, dribel, umpan, dan lain-lain," ujar Riko.

Sumber: Youtube Jebreeetmedia TV

Video