Rilis Jersey Ketiga, Persib Bandung Tunjukkan Empati Terhadap Isu Kemanusiaan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Persib Bandung merilis jersey ketiga untuk musim 2021/2022, Kamis (16/9/2021). Seragam berwarna hitam ini melengkapi dua varian jersey sebelumnya.

Maung Bandung merilis seragam pertama pada 31 Agustus lalu. Anak asuh Robert Alberts kemudian mengenakannya pada laga pertama BRI Liga 1 2021/2022 melawan Barito Putra pada 4 September.

Setelah itu Persib meluncurkan jersey tandang pada 9 September. Seragam itu dikenakan pada laga kedua melawan Persita Tangerang, 11 September.

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahjono mengungkapkan, tiga seragam tanding tim pada tahun ini mengusung tema semangat kesatuan dan #SatuDilindungiBersama. Artinya, Persib sebagai klub sepak bola kebanggaan Jawa Barat tidak lepas dari dukungan bobotoh, mitra, dan sponsor.

“Seragam baru ini diharapkan mampu menjadi perisai yang melindungi penggawa Persib dalam setiap pertandingan yang dilakoni. Filosofi itu juga teraplikasikan dalam motif kain jersey Persib dengan tiga tema warna berbeda yang masing-masing merepresentasikan makna yang unik sekaligus membangun empati di tengah situasi pandemi Covid-19.” ungkap Teddy.

Desain dan Tema Berbeda

Jersey Terbaru Persib Bandung (foto by Persib.co.id)
Jersey Terbaru Persib Bandung (foto by Persib.co.id)

Ketiga seragam tanding tersebut memiliki ciri khas masing-masing dengan elemen desain yang berbeda. Untuk jersey utama, Persib menggunakan warna biru dengan mengangkat dua elemen desain dari alam yaitu gugusan gunung dan aliran air.

Jersey tandang Persib yang berwarna warna putih mengambil inspirasi dari dari kostum pada final Perserikatan 1993/1994. Sedangkan seragam tanding ketiga yang berwarna hitam melambangkan empati atas beberapa isu terkini dan bencana yang terjadi di dunia serta Indonesia. Mulai dari rasisme, perundungan online, hingga pandemi Covid-19.

Jersey utama Persib membawa pesan “Keberagaman dan Keseragaman” yang berarti klub terbuka untuk siapapun dan menembus segala bentuk perbedaan yang ada di dalam skuad. Hal ini terlihat dari komposisi Pangeran Biru musim ini yang berisi kombinasi dari pemain-pemain lokal dan mancanegara. Harapannya, melalui jersey utama yang dirilis dengan makna nilai filosofis yang terkandung, keberagaman tersebut dapat dirajut menjadi kekuatan Persib dalam keseragaman.

“Kejayaan Masa Lalu Diteruskan Masa Kini” menjadi makna yang ingin disampaikan pada jersey tandang Persib yang berwarna putih. Lewat jersey ini, Persib berharap dapat menutup era pandemi dengan kemenangan di dalam dan luar lapangan. Sebagaimana jersey putih mampu menutup era Perserikatan dengan kemenangan sehingga menghidupkan kembali sejarah dan kebanggaan masa lalu ke masa kini.

Sementara jersey ketiga Persib melambangkan nilai empati dan harapan untuk bangkit dari kondisi pandemi Covid-19. Terinspirasi dari semangat para tenaga medis yang berada di garis terdepan untuk selalu memberi harapan dalam melawan pandemi, “Percik Harap dalam Gelap” dipilih menjadi tema dari jersey berwarna hitam dengan balutan corak api sebagai lambang semangat dan harapan.

Toko Resmi

Penampakan jersey tandang Persib Bandung. (Bola.com/Muhammad Faqih)
Penampakan jersey tandang Persib Bandung. (Bola.com/Muhammad Faqih)

Tiga tema jersey ini menyatu dalam satu semangat kebersamaan dan pengingat bahwa pada masa pandemi, masyarakat harus saling membantu untuk dapat bangkit dan #MenangBersama melawan pandemi yang sedang melanda Tanah Air.

Ketiga varian jersey Maung Bandung ini sudah tersedia di toko resmi Persib yang dapat diakses melalui persibstore.id.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel