Rincian Santunan Jamsostek Korban Meninggal Alfamart Gambut Roboh

·Bacaan 3 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Direktur Pelayanan BPJAMSOSTEK (BPJS Ketenagakerjaan) Roswita Nilakurnia memastikan jajarannya bergerak cepat memberikan hak perawatan dan santunan untuk korban runtuhnya gedung Alfamart di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Senin (18/4).

Berdasarkan hasil penelusuran, 9 dari 14 korban merupakan peserta aktif BPJAMSOSTEK. Empat orang meninggal dunia, empat lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit yang merupakan Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) BPJAMSOSTEK, serta satu cedera ringan dan telah diizinkan pulang.

"Segenap keluarga besar BPJAMSOSTEK mengucapkan duka yang mendalam. Peserta yang membutuhkan perawatan sudah dilarikan ke rumah sakit kerja sama kita, dan empat meninggal dunia. Keluarga atau ahli warisnya akan menerima santunan sesuai haknya," kata Roswita di Jakarta, Kamis (21/4).

Santunan Kematian 48 Kali Upah

Empat peserta yang meninggal dunia mendapatkan santunan kematian sebesar 48 kali upah yang dilaporkan karena termasuk dalam kasus kecelakaan kerja.

Adapun manfaat yang diterima masing-masing keluarga atau ahli waris peserta yaitu atas nama Hanafi sebesar Rp193 juta, atas nama Ahmad Nayada sebesar Rp163 juta. Kemudian atas nama Akbariansyah dan Misnawati menerima santunan kematian dan manfaat beasiswa anak masing-masing sebesar Rp305 juta dan Rp248 juta. Selain itu, juga akan mewarisi manfaat Jaminan Pensiun berkala sebesar Rp4,3 juta per tahun.

Seluruh pembiayaan untuk lima korban yang masih dirawat akan ditanggung sepenuhnya oleh BPJAMSOSTEK, sebagai bagian dari Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), yaitu perawatan tanpa batas biaya sesuai indikasi medis hingga sembuh dan bisa bekerja kembali. Rumah sakit yang dijadikan tempat perawatan korban adalah RS Islam Sultan Agung dan RS Ciputra Banjar.

Roswita mengatakan, jika dalam masa pemulihan, korban tidak dapat bekerja untuk sementara waktu, BPJAMSOSTEK juga akan memberikan santunan Sementara Tidak Mampu Bekerja (STMB) sebesar 100 persen upah yang dilaporkan selama 12 bulan, dan selanjutnya 50 persen upah hingga sembuh.

“Saya mewakili keluarga besar BPJAMSOSTEK, menyampaikan duka mendalam kepada korban meninggal dan keluarga yang ditinggalkan. Saya pastikan semua korban akan mendapatkan haknya. Pastinya kami juga akan terus memantau perkembangan kondisi kesehatan para korban yang dirawat," kata Roswita.

Kantor Cabang BPJAMSOSTEK sebagai ujung tombak pelayanan di seluruh Indonesia bergerak cepat jika ada kejadian luar biasa seperti di Banjar.

Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Cabang Jakarta Kelapa Gading Erfan Kurniawan juga mengucapkan duka cita atas insiden nahas tersebut. Dia berharap keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan ketabahan dan kesabaran.

"BPJSMSOSTEK akan memberikan pertanggungan sampai dengan pekerja tersebut sembuh. Risiko kerja bisa saja terjadi kapan saja. Semoga santunan yang diberikan dapat membantu keberlangsungan hidup keluarga yang ditinggalkan," ucap Erfan.

Dia mengingatkan jaminan sosial ketenagakerjaan (jamsostek) sangatlah penting bagi pekerja dan perusahaan, karena sudah mengalihkan risiko pertanggungan ke BPJAMSOSTEK.

Selidiki Penyebab Alfamart Gambut Roboh, Tim Ahli Cek Kontur Tanah dan Sampel Puing

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan bersama tim ahli menyelidiki penyebab ambruknya bangunan minimarket Alfamart di Jalan Ahmad Yani KM 14, Kecamatan Gambut.

"Nanti ahli yang menilai dan menyimpulkan kira-kira faktor apa yang menyebabkan bangunan ruko ini sampai runtuh," kata Kepala Dinas PUPR Kabupaten Banjar Muhammad Riza Dauly di Kecamatan Gambut, Selasa (19/4).

Menurut dia, tim ahli akan memeriksa kontur tanah serta meneliti sampel puing-puing bangunan tiga lantai tersebut.

"Hasil penelitian dari tim ahli ini akan disampaikan ke pimpinan untuk diambil langkah selanjutnya guna pengambilan kebijakan agar insiden serupa diharapkan tak terulang," kata Riza, dikutip Antara.

Di lokasi bangunan minimarket Alfamart yang ambruk, tim ahli dari Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat sudah mulai melakukan pendataan dan pengambilan sampel. Tim ahli juga meneliti kualitas beton pada puing-puing bangunan. [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel