Rinov/Pitha berharap tetap tampil prima di Singapura

Ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari yang merampungkan perjuangan di Malaysia Masters 2022 dan memetik posisi runner up, kini berharap bisa tetap tampil prima pada ajang Singapura Open yang akan bergulir pekan depan.

"Harus tetap menjaga konsistensi, jangan sampai di pertandingan ini bisa bagus, yang selanjutnya hasilnya tidak bagus," ujar Rinov dalam informasi tertulis PP PBSI di Jakarta, Minggu.

Bagi pasangan peringkat ke-20, pencapaian mereka ke babak final perdana di level BWF Super 500 menjadi dorongan yang sangat positif agar bisa bermain lebih konsisten.

Setelah dikalahkan unggulan kedua, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong dua gim langsung 17-21, 12-21, Rinov/Pitha tetap bersyukur dan mendapat banyak pelajaran dari pertandingan hari ini di Kuala Lumpur.

"Pelajarannya antara lain bagaimana menahan konsentrasi, pola, dan ketenangan. Pastinya tetap bersyukur tapi kami belum puas. Hari ini pertama kali kami bertemu mereka, jadi sekarang tahu permainannya seperti apa. Sebisa mungkin kami harus mengejar mereka," sebut Rinov.

Baca juga: Fajar/Rian sabet gelar ketiga pada 2022 dengan juarai Malaysia Masters

Sehubungan dengan dinamika nomor ganda campuran di Pelatnas Cipayung, Rinov/Pitha menyebutkan bahwa tidak mudah bagi lini ini untuk sampai di titik sejauh ini. Tapi mereka selalu mencoba untuk melakukan yang terbaik.

"Tidak mudah untuk sampai di sini, tidak mudah juga untuk mengalahkan mereka tapi saya dan Rinov juga teman-teman ganda campuran yang lain pasti mau memberikan yang terbaik selama diberi kesempatan. Kami juga berusaha untuk menikmati setiap pertandingan," kata Pitha.

Sukses ke final memang ada beberapa beban yang sudah lepas, namun bukan berarti Rinov/Pitha bisa lebih santai karena setelah ini harus tetap bekerja keras untuk mempertahankan capaian hari ini, atau bahkan menghasilkan lebih.

"Dengan masuk final beberapa beban memang sudah lepas tapi belum semuanya. Kami tidak mau menjadikan semua ini beban yang berlebihan. Kami anggap ini tantangan," ujar Pitha menambahkan.

Baca juga: Chico jadi putra Papua pertama juarai Super 500 Malaysia Masters
Baca juga: Tuan rumah jegal langkah Apri/Fadia di Malaysia Masters
Baca juga: Gregoria dihentikan An Se Young di semifinal Malaysia Masters

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel