Rintihan Penyesalan Klopp Saat Liverpool Didepak Real Madrid

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVALiverpool didepak Real Madrid dari babak perempatfinal Liga Champions usai kalah agregat 1-3.

Pada pertandingan leg kedua di Anfield, Kamis 15 April 2021, The Reds hanya bermain imbang tanpa gol.

Sejatinya, Liverpool bermain lebih dominan, mereka berhasil membuat pertahanan Madrid kocar-kacir. Tercatat ada 15 percobaan dengan empat mengarah ke sasaran.

Sebaliknya, sang raksasa LaLiga cuma membuat dua percobaan mengarah ke target dari total enam percobaannya.

Kegagalan ini membuat manajer Liverpool, Juergen Klopp kecewa. Musim ini, Klopp dipastikan tak mampu membawa Liverpool memenangkan satu gelar pun.

Satu-satunya perjuangan Liverpool di sisa musim ini adalah finis empat besar agar kembali tampil di Liga Champions.

Sadio Mane cs saat ini masih berada di urutan keenam dengan 52 poin, terpaut tiga poin dari West Ham United di urutan keempat.

"Kami harus kembali main di kompetisi ini musim depan. Kami Liverpool dan sangat mencintai kompetisi ini. Itu amat penting bagi kami," kata Klopp, dilansir TB Sport.

Juru taktik asal Jerman itu masih menyimpan satu penyesalan yang mendalam dalam hatinya. Gol ketiga Madrid di leg pertama dan kegagalan timnya mencetak gol cepat di awal laga.

"Gol ketiga di Madrid adalah hal yang paling mengecewakan. Jika saja kami bisa mencetak gol di 15 menit pertama tadi, segalanya mungkin berbeda," ucap Klopp.

"Situasi semakin sulit bagi kami. Kami mengawali pertandingan dengan baik dan menciptakan banyak peluang, kemudian mereka lebih bisa mengendalikan keadaan di babak kedua," jelasnya.