Riot Games perkenalkan Agent Support pertama untuk Valorant

Verdi Hendrawan

Meski hingga saat ini Riot Games belum merilis game FPS terbaru mereka, Valorant, tetapi satu demi satu mereka memperkenalkan karakter-karakter yang ada di dalam game yang disebut sebagai “Agents”. Beberapa sumber percaya bahwa pada peluncurannya nanti, Valorant bakal langsung memiliki 10 Agents untuk bisa dimainkan.

Kini, sosok terbaru yang diperkenalkan Riot Games adalah Sage. Ia merupakan Agent keempat yang telah diungkapkan oleh Riot Games untuk Valorant.

Berdasarkan kisahnya, Sage berasal dari Cina dan diperkenalkan sebagai Agent Support pertama di game Valorant. Sebagai agent pendukung, Sage bakal memiliki peran kunci dalam membantu tim meraih kemenangan dalam pertandingan.

Berikut beberapa kemampuan yang dimiliki Sage:

  • Slow Orb – Mengeluarkan orb untuk menerobos medan pertempuran. Semua yang ada di medan tersebut akan melambat, terpaku di tanah, dan menghadirkan suara saat bergerak.
  • Barrier Orb – Menghadirkan tembok besar dan kokoh. Klik kanan untuk memutar dinding sebelum menempatkannya.
  • Healing Orb – Sembuhkan rekan satu tim atau diri sendiri hingga maksimum HP dalam beberapa detik.
  • Resurrection – Menargetkan kepada jasad rekan satu tim. Setelah short delay, rekan satu tim yang telah mati dapat dihidupkan kembali dengan maksimum HP.

Dengan adanya kemampuan ultimate Resurrection ini dapat menjadi alasan utama bagi setiap tim untuk selalu menjadikan Sage sebagai pilihan utama karena gim ini tidak memiliki mekanik respawn.

Selain Sage, sejauh ini Agent-Agent yang telah ada di Valorant adalah Phoenix, Viper, dan Sova. Sama seperti Sage, ketiga Agents tersebut juga memiliki kemampuannya sendiri.

Valorant dijadwalkan akan segera dirilis pada musim panas 2020 di platform PC. Sejauh ini belum ada penundaan dari rencana awal akibat pandemi virus Corona.

BACA JUGA: Mengalahkan Astralis, Na’Vi jadi tim CS:GO terbaik versi HLTV