Riset LDUI: Pendapatan Mitra Gojek Meningkat Sejak 2021

Merdeka.com - Merdeka.com - Hasil riset dari Lembaga Demografi Universitas Indonesia (LDUI) menunjukkan selama masa pandemi di tahun 2021, pendapatan para mitra pengemudi Gojek telah mengalami peningkatan.

Mitra pengemudi ojek motor pada tahun 2021 mengalami peningkatan hingga 24 persen dibandingkan tahun 2020. Begitu juga dengan mitra pengemudi Go-Car mengalami kenaikan 18 persen di periode yang sama. Riset tersebut berdasarkan 2,6 juta mitra driver Gojek dan GoCar pada tahun 2021.

"Pendapatan driver Gojek pada 2021 ini mengalami pertumbuhan 24 persen dan 18 persen untuk mitra drier GoCar," kata Wakil Kepala Lembaga Demografi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Paksi Walandouw pada webinar Dukungan Ekosisten Digital dalam Pemulihan Ekonomi Nasional, Jakarta, Kamis (4/8).

Tak hanya itu, Paksi juga menjelaskan para mitra UMKM menyatakan aplikasi Gojek telah mendorong pendapatan mereka selama pandemi berlangsung. Khususnya pada fitur GoFood yang merupakan layanan pemesanan makanan.

"4 dari 5 mitra UMKM percata GoFood mendorong pertumbuhan usaha," kata dia.

Pada riset yang sama menunjukkan 1 dari 3 mitra GoFood ini merupakan pengusaha pemula yang langsung menjual produknya lewat aplikasi. Paksi menilai pertumbuhannya yang mencapai 3 persen ini angka yang cukup besar dari total 1 juta merchant UMKM.

"3 persen ini cukup besar buat kami, apalagi mereka bertumbuh dengan pandemi," kata dia.

Peningkatan Pendapatan

Dari sisi pendapatan, hasil riset menunjukkan 66 persen mitra UMKM GoFood mengalami peningkatan pendapatan selama 2021. Capaian tersebut jauh lebih baik dibandingkan pendapatan yang didapat dari tahun 2020, ketika tahun pertama terjadinya pandemi.

Dia menambahkan, kontribusi ekosistem Gojek terhadap perekonomian nasional di tahun 2020 telah mencapai Rp249 triliun. Angka tersebut setara dengan 1,6 persen PDB di tahun 2020.

Sebagai informasi, per Juli 2022, tercatat ada 2,6 juta mitra pengemudi dan lebih dari 1 juta mitra usaha GoFood. Sepanjang Juli 2020-Juli 2021 tercatat sudah ada 14 juta pesanan yang dikirim ke lebih dari 200 kota di Indonesia.

Sementara itu per Desember 2021, ada ekosistem GoTo telah digunakan 59,3 juta pengguna yang melakukan transaksi. [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel