Risma Marah Besar hingga Respons Bupati Tuban

·Bacaan 3 menit

VIVA – Menteri Sosial Tri Rismaharini mengunjungi Tuban, Jawa Timur. Wanita yang akrab disapa Risma ini turun langsung mengecek penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di wilayah tersebut.

Kepada kepala dinas sosial setempat, Risma mempertanyakan pengakuan warga bahwa mereka hanya menerima bantuan dua bulan dari semestinya tiga bulan.

Risma pun geram karena ternyata Dinsos Tuban baru mencairkan bantuan sosial (bansos) BPNT warga pada Juli dan Agustus. Sementara September belum dicairkan.

Berita tentang Risma yang marah-marah lantaran bantuan belum diberikan semua kepada warga, menjadi berita terpopuler di kanal News VIVA, Senin, 26 Juli 2021.

Selain itu, berita tentang mantan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Indonesia Rizal Ramli yang geram dengan cuitan buzzer di akun media sosialnya juga menarik perhatian pembaca.

Bukan hanya dua berita tersebut yang banyak menyedot animo pembaca. Sejumlah berita lainnya pun masuk dalam berita terpopuler.

Berikut ini lima berita terpopuler di kanal News VIVA, Senin, 26 Juli 2021:

1. Risma Marah Besar di Tuban: Duitnya Kemana yang Satu Bulan?

Menteri Sosial Tri Rismaharini geram kepada bawahannya saat turun langsung mengecek penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau program sembako di Kelurahan Sendangharjo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu 24 Juli 2021.

Dalam video yang beredar, Risma yang didampingi Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tuban Eko Julianto, mempertanyakan pengakuan warga setempat, yang mengaku hanya menerima bansos dua bulan dari semestinya tiga bulan. Baca berita selengkapnya di sini.

2. Rizal Ramli Ungkap Alasan Dipecat Jadi Menteri

Mantan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Indonesia, Rizal Ramli, geram dengan cuitan buzzer di akun media sosial twitternya. Hal itu karena banyak buzzer yang menyebutnya sebagai menteri yang telah dipecat oleh Presiden Joko Widodo karena berkinerja kurang baik.

Rizal kemudian meluruskan, dan menyebut para buzzer tersebut tidak pandai dalam membaca kinerja seorang pejabat. Menurut Rizal, selain kinerja ada faktor lain yang membuat seorang pejabat digantikan. Simak berita selengkapnya di sini.

3. Erick Thohir Ingin Pulangkan Peneliti AstraZeneca, PKS: Jangan Gimmick

Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto mengkritik rencana Erick Tohir yang memanggil pulang mahasiswa Indonesia yang sekarang berkiprah di lembaga riset internasional. Menurutnya, upaya itu tidak lebih dari sekedar gimmick yang tidak berdampak terhadap upaya penanggulangan COVID-19 di dalam negeri.

"Persoalan kita hari ini bukan kekurangan tenaga peneliti tapi kekurangan anggaran dan fasilitas penunjang untuk riset. Percuma mereka dipanggil pulang kalau dukungan fasilitas dan pendanaan riset belum memadai. Hasilnya akan sama saja," kata Mulyanto kepada wartawan, Senin 26 Juli 2021. Baca berita selengkapnya di sini.

4. Kasus Pembunuhan yang Mandek 32 Tahun Terpecahkan Berkat Tes DNA

Pelaku pembunuhan seorang gadis berusia 14 tahun di Las Vegas pada 1989 telah ditemukan berkat sejumlah kecil sampel DNA. Para pakar menyebutnya sebagai jumlah DNA paling sedikit yang pernah digunakan untuk memecahkan suatu kasus.

Kasus pembunuhan Stephanie Isaacson menemui jalan buntu sampai teknologi baru memungkinkan untuk melakukan tes pada sedikit DNA yang ditinggalkan si pelaku - setara dengan hanya 15 sel manusia. Baca berita selengkapnya di sini.

5. Tanggapan Bupati Tuban Usai Risma Mengamuk ke Kadinsos

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini alias Risma menemukan adanya Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau program sembako yang seharusnya dibagikan ke warga untuk 3 bulan malah diberikan ke warga hanya 2 bulan.

Risma pun langsung memarahi Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Tuban Eko Julianto Sendangharjo di Kecamatan Tuban, Jawa Timur, Sabtu, 24 Juli 2021.

Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky yang turut menemani Mensos Risma angkat bicara soal temuan bansos yang tidak sesuai tersebut. Baca berita selengkapnya di sini.


Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel