Risma Salurkan 3 Truk Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Gempa Malang

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini atau Risma menyalurkan tiga truk bantuan untuk warga terdampak bencana gempa bumi di Malang, Jawa Timur. Selain itu, Risma mendirikan posko pengungsi dan dapur umum untuk para warga terdampak.

"Bantuan logistik sudah dikirimkan. Yaitu 2 truk di Kabupaten Lumajang dan 1 truk di Kabupaten Malang. Kami juga sudah mendirikan posko pengungsi dan dapur umum," jelas Risma dikutip dari siaran persnya, Senin (12/4/2021).

Dia juga memberikan perlindungan sosial dan layanan kepada warga terdampak yang masuk kategori kelompok rentan. Risma menginstruksikan agar ibu hamil yang akan melahiran serta para lansia mendapatkan lokasi pengungsian sementara yang lebih aman.

Untuk posko pengungsi, Risma menyatakan saat ini ada sebanyak 13 lokasi. Namun, nantinya tempat pengungsian akan disatukan menjadi dua lokasi saja.

"Karena yang ada saat ini pun ada yang tidak aman. Jadi kita sudah menyiapkan tempat yang baik di lapangan dan kita dirikan dapur umum di situ," kata Risma.

Gempa Malang

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa tektonik magnitudo magnitudo 6,1 terjadi di Kota Malang Jawa Timur, Sabtu (10/04/2021). Guncangan akibat gempa juga dirasakan di Blitar, Kediri, Trenggalek, Jombang, Nganjuk, Banjarnegara, Ponorogo, Madiun, Ngawi, Mojokerto, Klaten, Yogyakarta, bahkan hingga beberapa daerah di Nusa Tenggara Barat dan Bali.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi memerintahkan para jajarannya mulai dari Kepala BNPB hingga Pemerintah Kota/Kabupaten, untuk segera lakukan langkah tanggap darurat pascagempa. Dia lantas meminta agar mencari korban hilang serta terluka.

"Pemerintah kota dan kabupaten untuk segera melakukan langkah-langkah tanggap darurat mencari dan menemukan korban yang tertimpa reruntuhan dan melakukan segera, melakukan perawatan pada korban yang luka-luka dan juga penanganan dampak dari adanya gempa bumi tersebut," jelas Jokowi melalui Youtube Sekretariat Presiden, Minggu 11 April 2021.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: