Riwayat Penyakit Buya Syafii Maarif Sebelum Wafat

Merdeka.com - Merdeka.com - Kabar duka datang dari Muhammadiyah. Cendekiawan muslim Ahmad Syafii Maarif atau biasa disapa Buya Syafii tutup usia pada Jumat (27/5).

Buya Syafii menghembuskan napas terakhirnya di RS PKU Muhammadiyah Gamping pada Jumat (27/5) pukul 10.15 WIB.

Sebelumnya, Buya Syafii sempat mengalami serangan jantung ringan pada Maret 2022. Buya Syafii harus menjalani rawat inap karena serangan jantung ringan ini.

Buya Syafii sempat dirawat selama lebih kurang 2 pekan dan dibolehkan pulang ke rumah.

Pada 14 Mei 2022, Buya Syafii harus kembali menjalani perawatan di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Saat itu, Buya Syafii mengeluhkan sesak napas.

"Dirawat sejak Sabtu (14/5) kemarin. Ya karena sesak nafas," kata Direktur RS PKU Muhammadiyah Gamping Ahmad Faisol, Senin (16/5) lalu.

Usai menjalani rawat inap ini, Buya Syafii sempat membaik kondisinya. Buya Syafii diperbolehkan pulang ke rumah oleh pihak RS PKU Muhammadiyah Gamping.

Sebelumnya di tahun 2019, Buya Syafii juga sempat menjalani rawat inap di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Ketika itu, Buya Syafii divonis mengalami iritasi ginjal bagian kanan oleh dokter.

Iritasi ginjal ini disebabkan karena adanya batu ginjal. Saat itu Buya Syafii menjalani pengobatan dengan model Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL) untuk mengatasi batu ginjalnya. [rnd]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel