Riwayat Perjalanan 2 Warga Banyumas Positif Virus Corona Covid-19

Liputan6.com, Banyumas - Bupati Banyumas, Achmad Husein menyampaikan kabar mengejutkan pada Minggu pagi (22/3/2020). Melalui tayangan video singkat yang diunggah di akun media sosialnya, Husein mengabarkan dua orang positif terinfeksi virus corona Covid-19.

Pasien positif pertama Warga Desa Karangnangka RT 1/RW 3, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas. Lelaki 50 tahun itu dirawat di RSU Ciracas Jakarta dengan status pasien dalam pengawasan (PDP).

Pasien ini kemudian meninggal pada Selasa (17/3/2020). Ketika meninggal, pasien ini belum dipastikan positif Corona Covid-19. Selain berstatus suspek, pasien ini juga memilki riwayat penyakit kardiovaskuler.

Ia baru dinyatakan positif setelah hasil uji laboratorium diketahui. Hasil uji lab diketahui Sabtu malam dan diumumkan pada Minggu pagi.

"Keluarga serta rumah sudah diisolasi," kata Bupati Banyumas, Acmad Husein.

Pasien ini kemudian dimakamkan di Desa Karangnangka pada Rabu (18/3/2020) pukul 04.00 WIB. Begitu sampai di Banyumas, jenazah langsung dimakamkan tanpa disemayamkan di rumah duka.

Saat dimakamkan, jenazah yang belakangan dinyatakan positif terjangkit virus Corona Covid-19 ini disimpan di dalam peti mati. Para petugas penggali kubur pun mengenakan masker.

 

Jejak PDP Positif Covid-19 Kedua Banyumas

Ilustrasi – Ruang tunggu pasien BPJS PBI di RSUD Margono Sukarjo, Purwokerto. (Foto: Liputan6.com/Muhamad Ridlo)

Pasien lain yang positif adalah pria 46 tahun. Dia beralamat di Kelurahan Purwokerto Lor, Kecamatan Purwokerto Timur. Namun dalam keseharian, pasien ini bekerja dan tinggal di Banjarnegara.

Informasi yang dhimpun Liputan6.com, Pasien ini diduga terjangkit virus Corona Covid-19 ketika berkunjung ke Solo dan  Semarang. Ia kembali ke Purwokerto setelah seminggu di dua kota itu.

Sepulang dari Solo, ia merasa sakit. Ia kemudian berobat ke RS Elisabet pada Minggu (15/3). Melihat riwayat perjalanan dan gejala yang dialami, ia dirujuk ke RSUD Margono Soekarjo pada hari yang sama.

"Sekarang masih diisolasi di Margono," ujar Husein.

Ia datang dengan keluhan pusing, mual, batuk, dan pilek. Sementara tanda-tanda vital meliputi tekanan darah 96/56, nadi 111, respirasi 24, dan suhu badan 37 derajat celcius. Sementara hasil pemeriksaan CRP positif.

"Tadi malam sudah dilakukan investigasi tracking, sterilisasi lingkungan, dan intensivikasi pencegahan lingkungan," kata dia melalui unggahan video singkat.

Simak Video Pilihan Berikut Ini: