Road To Jakarta Film Week tayangkan 4 film tematik

·Bacaan 2 menit

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta menyelenggarakan Road To Jakarta Film Week 2021 sebagai bagian dari acara pra festival dengan menayangkan empat film tematik.

Mengutip siaran pers pada Kamis, film pilihan tersebut dikuratori oleh Nia Dinata (sutradara), Asmara Abigail (aktor), dan Amir Siregar (kritikus) yang mewakili bidang keahlian masing-masing.

Film-film yang akan diputar berasal dari tiga periode waktu, yakni 1950-1969, 1970-1989, dan 1990-2010. Film tersebut antara lain "Asmara Dara" (1958) karya Usmar Ismail, "Cintaku di Rumah Susun" (1987) karya Nya' Abbas Akup, "Opera Jakarta" (1985) karya Sjumandjaja, dan "Love" (2008) karya Kabir Bhatia.

Baca juga: Dukung industri film, Disparekraf DKI inisiasi Jakarta Film Week

Film-film dipilih atas pertimbangan penggambaran ibukota Jakarta dalam sinema, pendekatan estetika, serta kondisi sosial politik di masa tersebut dan dampaknya terhadap pertimbangan film di Indonesia.

Keempat film pilihan tersebut dapat ditonton selama acara festival berlangsung melalui Vidio.com dan tidak dipungut biaya tiket.

Road To Jakarta Film Week akan dilanjutkan dengan festival utama pada 18 hingga 21 November 2021. Program-program yang akan dilaksanakan mencakup penayangan film panjang dan pendek dari berbagai negara, pendanaan ide cerita terpilih dalam Jakarta Film Fund, Masterclass untuk pekerja film profesional, Talks untuk diskusi isu terkini dalam industri film, dan juga Community sebagai wadah bertukar pengalaman dan memperkuat jaringan.

Film panjang dan pendek terpilih akan berkompetisi untuk memenangkan Global Feature Award, Global Short Award, dan Direction Award.

Para pelaku industri juga berkesempatan untuk memamerkan karya-karya mereka di ruang Exhibition dan Showcase yang terletak di lokasi utama festival.

Jakarta Film Week akan diselenggarakan secara luring dan daring melalui Vidio.com. Seluruh program dan informasi terkait Jakarta Film Week sudah dapat diakses di laman www.jakartafilmweek.com.

Baca juga: Jakarta Film Week angin segar untuk pelaku industri di Indonesia

Baca juga: Disparekraf DKI: Pekan Film Jakarta untuk jaga keberlangsungan

Baca juga: DKI luncurkan Jakarta Film Week 2021

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel