Robert Alberts Mengakui Pemain Persib Digoda Klub Luar Negeri Saat Shopee Liga 1 Berhenti

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, tidak memungkiri kalau pemain asuhannya ada yang mendapatkan tawaran dari klub luar negeri ketika Shopee Liga 1 2020 sudah tidak bergulir sejak Maret lalu.

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru pun akhirnya memutuskan Shopee Liga 1 akan berlanjut pada Februari 2021. Maka itu, skuat Persib Bandung langsung diliburkan selama dua bulan, November dan Desember 2020, dan akan kembali berkumpul pada Januari 2021.

"Bisa saja terjadi, jika pemain kami mendapatkan tawaran yang bagus, tidak mustahil pindah karena pemain tidak bisa bermain sepak bola di Indonesia untuk saat ini," ungkap Robert Alberts di Bandung, Selasa (10/11/2020).

Dengan kompetisi Indonesia yang tertunda panjang, bagi Robert tentu selalu ada kesempatan bagi pemain untuk pergi ke negara lain jika ada tawaran kontrak.

"Tentunya dalam dunia sepak bola profesional, mereka harus melihat itu. Kami juga harus melihat keuntungan dari pemain itu juga," ujar pelatih asal Belanda tersebut, yang melihat Indonesia menjadi satu-satunya negara yang tidak memainkan kompetisi sepak bola saat ini.

"Jadi semua harus melihat aspek yang berbeda. Bagaimana keuntungan bagi pemain, dukungan dari keluarga untuk karier mereka," ucap pelatih Persib Bandung itu.

Pemain Tetap Berkomitmen Bersama Persib

Latihan Persib Bandung. (Bola.com/Erwin Snaz)
Latihan Persib Bandung. (Bola.com/Erwin Snaz)

Meski demikian, Robert Alberts menyebutkan seluruh pemain hingga saat ini tetap berkomitmen bertahan di Persib Bandung, termasuk para pemain asing.

"Mereka mengenal Persib dan manajemen sangat profesional. Mereka menjaga ucapannya, janji yang mereka berikan. Jadi tidak mudah untuk menemukan klub seperti ini di dunia," tegas Robert.

Selain itu, tim pelatih dan semua pemain menjaga komitmen bersama dan percaya satu sama lain, sehingga tetap memilih bertahan di Persib.

"Saya memberikan pesan kepada pemain ketika berpisah, bahwa selama dua bulan tidak bertemu, kami harus tetap saling percaya bahwa kami adalah sebuah tim," ujar Robert.

"Jadi ketika kembali, semua tetap punya target yang sama. Apapun formatnya nanti kompetisi pada 2021, target kami adalah ingin menjadi juara. Kami harus tetap percaya sebagai tim meski sementara ini tidak bisa bersama-sama," lanjutnya.

Video