Roberto Mancini, Pelatih Spesialis Penuntas Dahaga Gelar

·Bacaan 1 menit

VIVARoberto Mancini membawa Timnas Italia menjuarai EURO 2020. Ini menjadi akhir dari penantian 53 tahun Gli Azzurri, sejak menjuarai EURO 1968.

Ini menandai gelar Piala Eropa pertama Italia sejak 1968 dan merupakan hasil dari pembangunan kembali tim nasional yang cerdas dari Mancini menyusul kegagalan memalukan lantaran mereka tidak lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia.

Ditanya tentang air mata yang dia keluarkan selepas pertandingan final, Mancini berkata: "Itu adalah emosi yang terjadi setelah mencapai sesuatu yang luar biasa, melihat para pemain merayakan, dan para penggemar yang juga merayakan di tribun," katanya, seperti dikutip ESPN, Senin 12 Juli 2021.

Ternyata, bukan kali pertama Mancini menuntaskan dahaga gelar bagi tim yang dilatihnya. Sebelumnya, dia sempat melakukannya bersama Inter Milan dan Manchester City.

Di Inter, Mancini membawa timnya merebut Scudetto Serie A 2005/06. La Beneamata dinobatkan sebagai juara usai Juventus tersandung kasus Calciopoli.

Mancini mengakhiri penantian panjang Inter merebut Scudetto. Sebelumnya, Inter menjadi juara Italia di musim 1988/89, atau perlu 17 tahun menanti.

Lalu, di Manchester City Mancini sukses merengkuh gelar Piala FA 2010/11. Ini menjadi trofi perdana The Citizens setelah menanti 35 tahun.

Setahun berselang, di musim 2011/12, Mancini mengakhiri penantian panjang ManCity meraih gelar liga domestik. Setelah menanti 44 tahun, The Citizens sukses menjuarai Premier League.

Yang menarik, gelar ManCity baru dipastikan di pekan terakhir. Dua gol di masa injury time membawa The Citizens menekuk Queens Park Rangers 3-2 dan membuat perebutan gelar terasa dramatis.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel