Robin van Persie Datang, Penggemar MU Cuek

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kedatangan Robin van Persie bersama tim nasional Belanda ke Indonesia tidak cukup menggugah antusiasme pendukung Manchester United.

Salah satu komunitas pendukung Manchester United, United Indonesia, mengaku tidak memiliki persiapan khusus untuk menyambut Robin van Persie.

Robin van Persie yang berhasil mengantarkan Manchester United menjuarai Premier League 2012/13 direncanakan menjadi bagian dari tim Belanda yang akan melakoni laga persahabatan melawan Indonesia, Jumat (7/6/2013). Robin van Persie direncanakan hadir bersama pemain-pemain bintang seperti Wesley Sneijder, Arjen Robben, dan Dirk Kuyt.

Sayang, sosok penyerang 29 tahun itu tidak akan mendapat sambutan meriah dari pendukung Manchester United di Indonesia ketika tiba di Jakarta, Rabu (5/6/2013). Basis pendukung Manchester United, United Indonesia, mengaku tidak memiliki persiapan apa pun untuk menyambut kedatangan RvP. Alasannya Persie yang memiliki darah Jawa datang bersama tim nasional Belanda.

"Kami bahkan tidak tahu kapan mereka akan tiba. Lagi pula dia datang bersama tim Belanda," ujar Humas United Indonesia, Jaka, ketika dihubungi Tribunnews.com, Selasa (4/6/2013).

Meski tidak menyambut RvP datang, Jaka mengatakan United Indonesia tetap akan memeriahkan laga persahabatan antara Indonesia melawan Belanda. United Indonesia sudah mengumpulkan para anggotanya untuk bersama-sama menyaksikan Robin van Persie di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (7/6/2013).

"Kita hanya berencana menonton bareng di stadion. Itu saja," jelas Jaka.

Baca Juga:

  • Yeyen Tumena Pimpin Latihan Timnas PSSI Sore Ini
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.