Roger Federer Sumbang Rp 16,5 Miliar untuk Bantu Keluarga Korban Corona Covid-19

Liputan6.com, Basel - Petenis top dunia, Roger Federer mendonasikan satu juta Franc Swiss atau setara Rp 16,5 miliar untuk membantu penanganan pandemi virus corona Covid-19 di Swiss.

Roger Federer bersama istrinya, Mirka, fokus untuk membantu keluarga yang terdampak virus corona Covid-19. Kasus orang positif terifenksi virus corona di Swiss hingga tadi pagi WIB mendekati 9.900 dengan 122 kematian.

Langkah yang diambil Roger Federer ini mengikuti beberapa atlet papan atas dunia, yang lebih dulu memutuskan membantu memerangi virus corona Covid-19 dengan menyumbangkan sejumlah dana mereka.

Dua megabintang sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi juga turut menyumbang satu juta euro untuk memerangi pandemi virus corona Covid-19. Selain itu, pelatih Manchester City asal Spanyol, Pep Guardiola, juga mendonasikan dana untuk penanganan virus yang pertama kali muncul di Wuhan, China ini.

Hingga Rabu (25/3/2020), virus corona Covid-19 telah menginfeksi lebih dari 420.000 orang di seluruh dunia dan menewaskan sedikitnya 18.000 orang. Juara Grand Slam 20 kali itu menyadari ini masa-masa sulit bagi semua orang.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

 

Hanya Awal

Petenis Swiss, Roger Federer melakukan selebrasi. (AP/Eduardo Munoz Alvarez)

"Tak boleh ada yang diabaikan. Mirka dan saya secara pribadi memutuskan untuk mendonasikan satu juta Swiss Franc bagi keluarga-keluarga yang paling rentan di Swiss," ujar Federer dalam akun pribadi media sosial Instagram-nya.

"Kontribusi kami hanyalah awal. Kami harap yang lain bisa ikut membantu lebih banyak keluarga lagi yang membutuhkan. Bersama kita bisa mengatasi krisis ini," tuturnya.

 

Jalani Pemulihan

Petenis berusia 38 tahun ini sekarang tengah menjalani pemulihan setelah cedera lutut yang dideritanya bulan lalu. Roger Federer menargetkan kembali bermain pada Juni nanti di turnamen Grand Slam Wimbledon, meskipun berbagai turnamen tenis ditunda sampai 7 Juni mendatang karena pandemi Covid-19.