Roket China Bakal Jatuh di Korea Utara?

·Bacaan 2 menit

VIVA – Hari ini diperkirakan bagian inti dari roket China, Long March 5B akan memasuki Bumi secara tak terkendali setelah lebih dari sepekan ke luar orbit, membawa modul inti untuk keperluan pembangunan stasiun luar angkasa China.

Akun Twitter @NStewCBS2 pada 5 Mei lalu mengunggah informasi, bahwa roket tersebut kemungkinan akan masuk di Pasifik Selatan pukul 17:00 CDT atau Minggu, 05:00 WIB, menurut Space-Track. Ada kemungkinan benda itu akan jatuh di Iowa, Amerika Serikat.

"#LongMarch5B China yang tidak terkendali terlihat melewati bagian timur Iowa. Yang berkedip adalah benda jatuh setelah gagal masuk kembali. Ini akan kembali ke Bumi dalam beberapa hari ke depan, beberapa di antaranya mungkin sampai ke permukaan. #CZ5B #IAwx," tulisnya beberapa hari yang lalu.

Sabtu dini hari Stewart menulis data terbaru dari platform yang sama, menunjukkan inti roket itu memasuki Timur Tengah, tapi masih harus menunggu hingga 18 jam lagi untuk mendapat perkiraan lokasi. Berdasarkan beberapa data pelacakan oleh Heavens Above dan CelesTrak, ancaman ke Iowa akan diketahui di akhir jendela 18 jam.

Sekitar pukul 04:00 ia memberi pembaruan bahwa pelacakan masih mengancam Lowa. Tapi potensinya sangat kecil. Skenario yang paling mungkin adalah di lautan, dan itu yang diharapkan semua pihak.

"Satu lagi peluang bagus untuk melihat pendorong roket China #CZ5B di timur Lowa sebelum masuk kembali. Anda akan membutuhkan pemandangan langit selatan yang jelas (minim polusi) karena akan berada di dekat cakrawala. Approx. 05: 04-05: 08. Cari titik terang dan berkedip. #IAwx Data melalui @HeavensAboveCom," tulisnya.

Akun @planet4589 menulis, berdasarkan prediksi EU SST, tidak ada orbit dalam jendela yang menyebut bahwa roket itu akan melintasi barat laut AS atau pesisir Atlantik tengah. Afrika Selatan juga berada di luar target. Begitupun India, Kerala, Tamil Nadu, Uttar Pradesh dan Odisha.

"Di China, ada rute yang dilewati, di dekat Beijing, Chengdu, dan Guangdong. Perhatikan juga lintasan yang melewati Pyongyang di Korea Utara," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel