AS Roma dalam Masalah, Kebanyakan Lakukan Pergantian Pemain

Luzman Rifqi Karami
·Bacaan 1 menit

VIVAAS Roma harus tersingkir di babak 16 besar Coppa Italia. Giallorossi takluk 2-4 dari Spezia lewat babak tambahan atau extra time di Olimpico, Rabu dini hari WIB, 20 Januari 2021.

Tragisnya, Roma bisa langsung dinyatakan kalah karena membuat kesalahan fatal. Mereka terlalu banyak melakukan pergantian pemain.

Dilansir Football Italia, FIFA memang memperbolehkan pergantian pemain ekstra di turnamen sesuai regulasi. Namun, hal ini tak ada dalam Coppa Italia.

Roma sepertinya salah paham mengenai regulasi di Coppa Italia. Setiap tim memang memiliki slot ekstra pergantian di babak tambahan, namun bukan pergantian keenam.

Ini bukan tugas wasit atau ofisial keempat untuk memberitahu jika Roma kebanyakan melakukan pergantian pemain. Seharusnya, ofisial Roma yang menyadari hal ini.

Pergantian kelima dan keenam dilakukan Roma di babak tambahan. Tak lama setelah kiper Pau Lopez menerima kartu kuning kedua usai melanggar Pau Lopez.

Roma melakukan dua pergantian di menit 95. Roger Ibanez menggantikan Pedro Rodriguez. Sedangkan Daniel Fuzato menggantikan Bryan Cristante.

Terkait hal ini, pelatih Roma, Paulo Fonseca akan mendisukusikannya secara internal.

"Jika ada masalah, kami akan membahasnya secara internal. Ini ada masalah," kata Fonseca.

Ini kesalahan kedua yang dilakukan Roma musim ini terkait regulasi kompetisi. Sebelumnya, mereka dinyatakan kalah 0-3 dari Hellas Verona karena menurunkan pemain yang ilegal, Amadou Diawara.

Roma lalai dalam mendaftarkan Diawara sebagai pemain senior. Maka itu, Roma diberi hukuman kalah 0-3 oleh Serie A. Padahal, pada 17 Juli 2020, Diawara berulang tahun ke-23 sehingga otomatis dia tak lagi menyandang status pemain U-22.