AS Roma Tampil Dominan, tapi Juventus yang Jadi Pemenang

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVAAS Roma harus mengakui keunggulan Juventus dalam pertandingan lanjutan Serie A. Bermain di Allianz Stadium, Minggu dini hari WIB 7 Februari 2021, skuad asuhan Paulo Fonseca menyerah dengan skor dua gol tanpa balas.

Merujuk catatan statistik, Roma yang kalah justru unggul dalam berbagai sisi. Mereka lebih banyak melakukan percobaan ke gawang Juventus sampai dengan 14 kali.

Sedangkan tuan rumah yang punya dua gol justru cuma melakukan tiga percobaan. Mereka bisa unggul berkat gol Cristiano Ronaldo di babak pertama, dan bunuh diri Roger Ibanez pada menit 69. Pertahanan Juventus yang kokoh mendapatkan pengakuan dari Fonseca.

"Kami melakukannya dengan baik. Tidak boleh lupa, kami melawan Juventus. Mereka bertahan dengan baik. Tim yang mencetak gol yang akhirnya menang," ujar Fonseca, dikutip dari Football Italia.

"Jika Anda melihat statistik, kami memiliki lebih banyak percobaan ke gawang lawan, lebih banyak tendangan sudut, lebih banyak penguasan bola, dan umpan, tapi Juventus yang cetak gol," imbuhnya.

Fonseca dengan yakin mengatakan timnya sudah membuat Juventus untuk bermain bertahan. Keberanian para pemain Roma untuk terus menekan menjadi salah satu yang dia apresiasi.

"Saya ingin mengevaluasi kinerja tim. Kami menunjukkan keberanian untuk datang ke sini dan bermain sesuai cara kami. Memaksa Juventus untuk bertahan di depan kotak penalti mereka," tutur Fonseca.

Ada beberapa kesalahan yang dilakukan pemain Roma ketika sudah ada di barisan pertahanan Juventus. Itu sebabnya mereka yang menekan malah tidak mampu mencetak gol.

"Kami cuma membuat pilihan yang salah di sepertiga akhir. Saya tidak menyangka Juventus akan bertahan terlalu dalam dan saya rasa mereka juga tidak ingin melakukannya," katanya.

Akibat kekalahan ini, posisi ketiga milik Roma diambil alih oleh Juventus. Memainkan 20 pertandingan musim ini, Si Nyonya Tua mengumpulkan 42 poin, atau unggul dua angka dari Roma yang bermain 21 kali.