Romansa Mulai Memudar, Kenali 4 Tanda Kamu Ingin Putus Cinta

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Sungguh bahagia ketika kita jatuh cinta dengan seseorang. Kita merasa senang, semangat selalu terjaga. Namun itu juga wajar ketika kamu sedang jatuh cinta. Namun, ketika tiba pada saat-saat kamu mula bosan dengan hubunganmu, kamu akan selalu merasa ingin terpisah dengan pasanganmu.

Ada begitu banyak alasan mengapa dirimu ingin putus dengan pasangan. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut adalah beberapa tanda yang menunjukkan bahwa kamu ingin putus cinta.

Kebencian

Kamu telah membiarkan kebencian muncul di dalam pikiran dan hatimu untuk sementara waktu dan tidak mengomunikasikan masalah tersebut kepada pasanganmu untuk sementara waktu merupakan indikasi. Itu tidak lain hanyalah kepahitan dan itu terjadi ketika kamu tidak mendapatkan cinta dan dukungan dan tidak dihargai olehnya.

Tidak Menghabiskan Waktu Bersama

Ada saat ketika kamu tidak ingin menghabiskan waktu terpisah dari temanmu. Tetapi setelah beberapa saat jika kamu sudah mulai menghindari menghabiskan waktu bersamanya maka ini adalah tanda bahwa kamu ingin putus cinta. Tidak ingin berada di ruangan yang sama tidak boleh dianggap enteng dan kamu harus mengakui situasi ini juga.

Ketidakpedulian

Ilustrasi/copyrightshutterstock/Makistock
Ilustrasi/copyrightshutterstock/Makistock

Jika kamu merasa acuh tak acuh terhadap pasanganmu, sama sekali tidak tertarik pada mereka, maka ini adalah tanda bahaya untuk hubungan apa pun. Cintamu untuk mereka sudah mati di suatu tempat atau memudar begitu saja.

Prioritas

Dalam suatu hubungan, koneksi emosional adalah yang utama. Tetapi jika kamu telah memprioritaskan emosi orang lain daripada pasanganmu, maka kamu tahu apa yang terjadi.

Jika kamu sudah tidak lagi merasakan romansa dalam hubunganmu, sebaiknya komunikasikan dengan pasanganmu. Kamu mungkin perlu waktu untuk sendiri.

#ElevateWomen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel