Romantisnya Melihat Bunga Sakura di Jepang dari Atas Perahu

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Mengucap selamat tinggal pada musim dingin di Tokyo, Jepang, pohon-pohon sakura menandai perubahan lanskap nan menawan. Sebelum pandemi, waktu ini merupakan salah satu musim kunjungan favorit para pelancong dari berbagai negara.

Tapi, karena kondisi belum memungkinkan, warga Tokyo menikmati eksklusivitas panorama ini di tengah berbagai keterbatasan. Pasalnya, otoritas setempat telah secara resmi melarang festival maupun tradisi piknik melihat sakura bermekaran di musim semi.

Wisatawan yang memakai masker menaiki perahu dayung sambal menikmati mekarnya bunga sakura di Tokyo, Senin (29/3/2021). Menyaksikan sakura dari atas perahu dayung sambil menyusuri aliran sungai memberikan pengalaman berbeda. (AP Photo/Koji Sasahara)
Wisatawan yang memakai masker menaiki perahu dayung sambal menikmati mekarnya bunga sakura di Tokyo, Senin (29/3/2021). Menyaksikan sakura dari atas perahu dayung sambil menyusuri aliran sungai memberikan pengalaman berbeda. (AP Photo/Koji Sasahara)

Namun demikian, bukan berarti perubahan bingkai pemandangan ini tak bisa dinikmati sama sekali. Salah satu opsi menarik menikmati pemandangan spektakuler itu adalah dengan naik perahu menyusuri aliran sungai.

Orang-orang yang memakai masker menikmati mekarnya bunga sakura dari perahu dayung di Tokyo, Senin (29/3/2021). Menyaksikan sakura dari atas perahu dayung sambil menyusuri aliran sungai memberikan pengalaman berbeda. (AP Photo/Koji Sasahara)
Orang-orang yang memakai masker menikmati mekarnya bunga sakura dari perahu dayung di Tokyo, Senin (29/3/2021). Menyaksikan sakura dari atas perahu dayung sambil menyusuri aliran sungai memberikan pengalaman berbeda. (AP Photo/Koji Sasahara)

Sembari tetap memakai masker dan menjaga jarak fisik, warga Tokyo terlihat menikmati aktivitas luar ruang sembari melihat pohon-pohon sakura memekarkan bunganya di sepanjang aliran sungai. Mengganti sudut pandang ini tentu memberi pengalaman berbeda.

Orang-orang yang memakai masker menikmati mekarnya bunga sakura dari perahu dayung di Tokyo, Senin (29/3/2021). Menyaksikan sakura dari atas perahu dayung sambil menyusuri aliran sungai memberikan pengalaman berbeda. (AP Photo/Koji Sasahara)
Orang-orang yang memakai masker menikmati mekarnya bunga sakura dari perahu dayung di Tokyo, Senin (29/3/2021). Menyaksikan sakura dari atas perahu dayung sambil menyusuri aliran sungai memberikan pengalaman berbeda. (AP Photo/Koji Sasahara)

Sembari menikmati gerakan perahu yang bisa diatur, mengingat pengunjung mendayungnya sendiri, mereka bisa melihat lebih dekat bagaimana bunga sakura jatuh ke sungai dan menambah "ledakan" warna di atas permukaannya.

Orang-orang yang memakai masker menikmati mekarnya bunga sakura dari perahu dayung di Tokyo, Senin (29/3/2021). Menyaksikan sakura dari atas perahu dayung sambil menyusuri aliran sungai memberikan pengalaman berbeda. (AP Photo/Koji Sasahara)
Orang-orang yang memakai masker menikmati mekarnya bunga sakura dari perahu dayung di Tokyo, Senin (29/3/2021). Menyaksikan sakura dari atas perahu dayung sambil menyusuri aliran sungai memberikan pengalaman berbeda. (AP Photo/Koji Sasahara)

Beberapa di antaranya tentu tak ingin melewatkan momen menakjubkan tersebut. Tetap berada di atas perahu, tak sedikit yang terlihat sibuk mengarahkan kamera ke berbagai sudut demi mengabadikan momen tersebut.

Orang-orang yang mengenakan masker pelindung untuk membantu mengekang penyebaran virus corona berkumpul di jembatan saat bunga sakura bermekaran dan kelopak bunga menutupi permukaan Sungai Meguro di Tokyo, Minggu (28/3/2021). (AP Photo/Kiichiro Sato)
Orang-orang yang mengenakan masker pelindung untuk membantu mengekang penyebaran virus corona berkumpul di jembatan saat bunga sakura bermekaran dan kelopak bunga menutupi permukaan Sungai Meguro di Tokyo, Minggu (28/3/2021). (AP Photo/Kiichiro Sato)

Jadi, selain dari daratan, penduduk Tokyo juga bisa memilih pengalaman berbeda untuk menikmati "musim sakura yang lebih tenang," akibat absennya turis mancanegara.

Warga menikmati pohon sakura Yoshino yang sedang mekar penuh di sekitar Tidal Basin di Washington, Selasa (30/3/2021). Festival Bunga Sakura Nasional 2021 merayakan pemberian asli 3.000 pohon sakura dari kota Tokyo kepada masyarakat Washington di 1912. (AP Photo/Susan Walsh)
Warga menikmati pohon sakura Yoshino yang sedang mekar penuh di sekitar Tidal Basin di Washington, Selasa (30/3/2021). Festival Bunga Sakura Nasional 2021 merayakan pemberian asli 3.000 pohon sakura dari kota Tokyo kepada masyarakat Washington di 1912. (AP Photo/Susan Walsh)

Selain di Tokyo, Jepang, pemandangan sakura bermekaran juga sebenarnya bisa dinikmati di tempat-tempat lain, salah satunya Washington D.C., Amerika Serikat. Festival Bunga Sakura Nasional 2021 pun diadakan demi merayakan pemberian tiga ribu pohon sakura dari kota Tokyo pada masyarakat Washington di 1912.

Orang-orang memotret pohon sakura Yoshino yang sedang mekar penuh di sekitar Tidal Basin di Washington, Selasa (30/3/2021).  Festival Bunga Sakura Nasional 2021 merayakan pemberian asli 3.000 pohon sakura dari kota Tokyo kepada masyarakat Washington di 1912. (AP Photo/Susan Walsh)
Orang-orang memotret pohon sakura Yoshino yang sedang mekar penuh di sekitar Tidal Basin di Washington, Selasa (30/3/2021). Festival Bunga Sakura Nasional 2021 merayakan pemberian asli 3.000 pohon sakura dari kota Tokyo kepada masyarakat Washington di 1912. (AP Photo/Susan Walsh)

Sebagaimana warga Tokyo, penduduk Washington juga tak ingin melewatkan kesempatan ini untuk diabadikan lewat jepretan kamera. Di bawah rindang pohon sakura, tak sedikit orang mengambil foto, merekam musim baru dengan pemandangan menawan.