Ronald Koeman Blak-blakan Mengeluhkan Kondisi Barcelona

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 2 menit

VIVA – Pelatih Barcelona, Ronald Koeman mengeluhkan situasi di timnya saat ini. Dia blak-blakan bercerita jelang menghadapi Alaves dalam lanjutan LaLiga, Minggu dini hari WIB 14 Februari 2021.

Koeman mengakui jika saat ini timnya butuh pemain belakang. Bek tengah yang belakangan dianggapnya kekurangan pemain, dan akhirnya jadi sasaran kritik jika gagal meraih kemenangan.

Pada pertandingan semifinal leg pertama Copa del Rey melawan Sevilla, kekalahan mereka dapatkan. Samuel Umtiti jadi kambing hitamnya karena dianggap tampil buruk.

Umtiti diduetkan dengan Oscar Mingueza pada pertandingan tersebut. Dua pemain yang dipasang Koeman karena bek lainnya, Ronald Araujo dan Gerard Pique masih cedera.

Sebenarnya sebelum situasi seperti ini terjadi, Koeman sudah meminta untuk mendatangkan pemain baru. Dia berbicara langsung kepada tiga kandidat Presiden Barcelona yang akan dipilih dalam waktu dekat.

Ketika itu dia secara lugas mengatakan ingin sekali mendatangkan Eric Garcia di bursa transfer Januari 2021. Tapi permintaan juru taktik asal Belanda tidak diakomodir.

"Saya berbicara dengan tiga kandidat mengenai mendatangkan pemain baru. Pada saat itu saya mengatakan bawah kami membutuhkan pemain baru, tapi saya menghormati keputusan mereka," ujar Koeman, dikutip dari Sport.

Pada akhirnya Koeman harus bisa melanjutkan musim dengan pemain yang ada. Sampai akhirnya badai cedera datang dan dia kelimpungan sendiri.

"Itu takkan terjadi, dan kami melanjutkan apa yang kami miliki. Tapi harus dikatakan, kami kekurangan pemain di belakang dan pemain bertubuh besar telah tidak ada," tuturnya.

Di LaLiga musim ini, Barcelona sudah kebobolan 20 gol dalam 21 pertandingan. Itu terhitung banyak untuk tim sekelas mereka. Tapi bagi Koeman, hal itu masih bisa diimbangi dengan jumlah gol mereka ke gawang lawan yang mencapai 44.

"Memang benar kami kebobolan gol, tapi juga benar kami menciptakan gol. Kami harus lebih efektif di depan gawang dan lebih berkomitmen di belakang," katanya.

"Kami kurang konsisten dalam pertahanan, terutama karena para pemain yang absen. Kami memiliki banyak pertandingan dan tidak banyak pemain yang siap. Kelelahan jadi masalah besar dalam hal konsentrasi, tapi saya tidak terlalu khawatir," imbuh Koeman.