Ronaldo Bikin Juventus Kehilangan DNA Juara

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Gianluigi Buffon menjadi salah satu nama besar yang menyalahkan Cristiano Ronaldo saat masih di Juventus. Dia menilai Ronaldo bikin Juve kehilangan DNA juara di Liga Champions maupun di serie A.

Buffon menilai Ronaldo mengikis kerjasama tim yang biasanya ada di Juventus. Tak hanya gagal juara di Liga Champions, Ronaldo juga bikin Juve gagal serie A musim lalu.

Sebelum Ronaldo datang, Juventus berhasil lolos ke final Liga Champions sebanyak dua kali dalam empat tahun. Namun Juventus tak pernah lebih dari perempat final saat masih ada di Juventus.

"Juventus punya kesempatan untuk uara Liga Champions di tahun pertama Ronaldo ada, saat saya masih di PSG," ujar Buffon seperti dikutip TUDN.

"Saya tak mengerti apa yang sudah terjadi. Saat saya kembali dan main bareng dia selama dua musim, kami tampil bagus. Namun saya pikir Juve kehilangan DNA tim saat ada Ronaldo."

Terlalu Bergantung

Striker Juventus, Cristiano Ronaldo, bersama Gianluigi Buffon berpose usai menjuarai Serie A musim 2019-20 di Stadion Allianz, Sabtu (1/8/2020). CR7 berhasil membawa Juventus merengkuh gelar Liga Italia kesembilan secara beruntun. (Photo by Isabella BONOTTO / AFP)
Striker Juventus, Cristiano Ronaldo, bersama Gianluigi Buffon berpose usai menjuarai Serie A musim 2019-20 di Stadion Allianz, Sabtu (1/8/2020). CR7 berhasil membawa Juventus merengkuh gelar Liga Italia kesembilan secara beruntun. (Photo by Isabella BONOTTO / AFP)

Ronaldo disebutnya membuat kerjasama tim menjadi merosot. Ini tak terjadi di tahun-tahun sebelumnya.

"Kami lolos ke final Liga Champions di 2017 karena kami main sebagai sebuah tim yang dipenuhi pengalaman. Di atas semuanya, kami merupakan sebuah tim. Kami kehilangan itu dengan Ronaldo," katanya.

Sebelumnya, Leonardo Bonucci juga menyalahkan Ronaldo. Dia menilai tim menjadi terlalu mengandalkan Ronaldo sejak kehadirannya.

Masa Depan

Buffon kemungkinan akan mengakhiri karier panjangnya di sepak bola musim ini. Dia belum tahu apakah akan mencoba jadi pelatih.

"Kalau Anda tanya itu sekarang, saya jujur tak tahu apakah saya bakal jadi pelatih. Faktanya saya belum rebut gelar juara Liga Champions dan itu membuat semangat saya tetap menyala," ujarnya.

Peringkat

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel