Rossi Gembira Marini Promosi ke MotoGP

Xaveria Yunita
·Bacaan 2 menit

Pembalap 23 tahun itu berada satu tim dengan Enea Bastianini yang sudah dikenalnya sejak kecil. Marini kini bertengger di peringkat ketiga klasemen sementara Moto2 dengan koleksi 155 poin.

Ia merupakan juara di MotoGP Spanyol, San Marino dan Catalunya. Rider SKY Racing Team VR46 itu jadi runner-up pada MotoGP Andalusia dan Austria.

Melihat prestasi tersebut wajar kalau Marini dianggap layak naik kelas. Kabar yang beredar sebelum latihan bebas ketiga MotoGP Eropa di Sirkuti Ricardo Tormo, Valencia, Sabtu (7/11/2020), membuat Rossi tak percaya sekaligus bangga.

Baca Juga:

Kembali ke Trek, Rossi Keluhkan Kondisi Motor

Pasalnya, sang adik sering sesumbar bahwa mereka akan jadi rival di lintasan suatu saat nanti. Rider 41 tahun itu pun hanya menganggap angin lalu. Pada akhirnya, ia gembira omongan itu jadi kenyataan.

“Luca berhasil, saya sangat senang untuknya. Sejak dua tahun lalu, dia mengatakan, ‘Tunggu saya, suatu hari kita akan membalap bersama’ dan dia benar. Pada awalnya, saya mengkalkulasi dan saya pikir itu tidak mungkin, bagaimanapun saya gembira dia benar, tak pernah berhenti meyakini itu. Musim depan akan sangat indah.”

“Luca lahir 10 Agustus 1997, saya juara dunia pertama kali di tahun yang sama, tapi pada 31 Agustus. Saya ingat ketika pulang ke rumah sebagai juara dunia (125 cc), saya menggendongnya, saat itu dia baru 21 hari,” Rossi mengisahkan kepada Sky Sport.

Baca Juga:

Avintia Racing Resmi Duetkan Marini-Bastianini

Luca Marini antusias menatap musim depan. Ia akan mulai kiprahnya di MotoGP 2021 dalam sesi tes 9 hari di Sepang, pertengahan Februari.

“Sungguh indah bisa berlomba di MotoGP tahun depan. Itu impian saya, selalu jadi target saya. Ketika itu terjadi, luar biasa. Saya ingin menikmati balapan-balapan terakhir di Moto2, saya ingin mengakhiri dengan cara terbaik lalu memulai petualangan baru. Saya tak sabar,” ucapnya.

“Dengan Bastianini, kami sudah kenal sejak kecil, lalu saya tiba ke kejuaraan dunia sepeda motor dan saya mendarat di Moto2, sedangkan dia masih di Moto3. Kami jarang bertemu akhir-akhir ini, paddock adalah tempat yang sangat serius. Meski begitu, kami punya hubungan bagus.”