Rossi Ingin Yamaha Mendengarkan Masukannya

Muhamad Fadli
·Bacaan 2 menit

Pembalap tim pabrikan Yamaha itu harus berjuang keras untuk bisa mencatatkan waktu terbaik dalam sesi kualifikasi MotoGP Valencia, pada Sabtu (14/11/2020).

Rossi merasa M1 miliknya tak memiliki kinerja seperti yang diharapkannya. Ia tak dapat masuk atau keluar tikungan dengan cepat meski menggunakan ban belakang soft.

Masalah daya cengkeram ban belakang memang telah dialami oleh Yamaha dalam beberapa tahun terakhir. Tetapi, kali ini Rossi merasa sudah tak bisa menerimanya lagi dan menuntut pabrikan asal Jepang itu untuk serius memperbaiki hal tersebut.

Mengingat daya cengkeram yang baik akan membuatnya memiliki akselerasi yang bagus saat balapan dan bisa memperjuangkan hasil terbaik.

“Tahun lalu menjadi yang paling sulit bagi Yamaha. Kami harus meningkatkan motor di beberapa area. Aspek utama adalah mesin, kedua daya cengkeram ban belakang,” kata Rossi.

“Tapi sejak pertama kali saya mencoba motor baru, rasanya sangat mirip dengan yang sebelumnya. Perbedaannya tak terlalu besar.

“Bagi saya, masalahnya bukan pada motor baru lebih buruk dari yang sebelumnya. Masalahnya adalah motor sangat mirip. Kami seperti tak membuat langkah maju atau peningkatan.”

Baca Juga:

Nakagami Tak Mau Lagi Buang Peluang Raih Podium Perdana Vinales Lebih Fokus pada Pengembangan M1 ketimbang Titel Juara Dunia

Pada MotoGP Valencia, Franco Morbidelli menjadi pembalap terbaik Yamaha karena memiliki kinerja paling konsisten dan kecepatan yang baik di sepanjang akhir pekan ini.

Rekan setim Rossi pada tahun depan di Petronas Yamaha SRT itu menggunakan YZR-M1 2019. Tapi menurut pria 41 tahun itu, motor bukan menjadi faktor utama Morbidelli bisa melaju cepat.

“Morbidelli mendapatkan pole, dia berkendara dengan sangat baik. Tapi dalam beberapa tahun terakhir, seorang pembalap tim satelit dengan motor tahun lalu bisa lebih cepat dari pada tim pabrikan,” ujar Rossi.

“Apa yang kami butuhkan adalah bekerja dengan serius, itu satu-satunya cara bagi kami untuk berkembang.”

Selama bertahun-tahun, Rossi merasa masukannya tak didengar oleh Yamaha. Padahal, menurutnya itu bisa meningkatkan kinerja YZR-M1.

Meski tim berlogo Garpu Tala itu telah melakukan perombakan besar dalam struktur mereka, tetap saja M1 tak menunjukkan peningkatan signifikan.

“Saya selalu berusaha menjelaskan sebaik mungkin apa yang saya rasakan pada motor dan masalahnya dari sudut pandang saya,” kata Rossi.

“Tapi harus saya katakan masalah yang kami miliki kurang lebih sama seperti beberapa tahun terakhir.

“Jujur, saya tidak tahu apakan mereka mendengarkan saya atau tidak. Jadi, saya tidak terlalu khawatir tak ikut dalam proyek tim pabrikan.”

Meski kerap dikecewakan, Rossi merasa memiliki tanggung jawab besar untuk meningkatkan kinerja YZR-M1.

Mengingat dengan motor tersebut ia berhasil meraih banyak kemenangan dan gelar juara dunia di kelas premier.

“Saya senang bekerja untuk Yamaha. Saya selalu berusaha memberikan masukan dan menunjuk area yang bermasalah,” ujar Rossi.

“Saya seorang pembalap yang memiliki banyak pengalaman dan sangat sensitif. Tapi sayangnya kami belum juga mengalami peningkatan.”