Round Up: H-3, "one way" tak jadi solusi pengurai di Tol Japek

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Mabes Polri bersama pemangku kepentingan lain berkoordinasi untuk mencari solusi dan skema rekayasa lalu lintas mengatasi kepadatan di titik krusial Jalan Tol Jakarta-Cikampek hingga Kalikangkung ke arah Timur pada arus mudik Lebaran 1443 Hijriah.

Titik krusial jalur lintas terbentang dari Tol Dalam Kota Jakarta melintasi Jalan Layang Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ) yang memiliki panjang 36,84 kilometer atau dari KM 12 hingga KM 47 Tol Jakarta-Cikampek.

Lanjut dari KM 47 hingga KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama, serta menuju KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung.

Jalur tersebut menjadi "pekerjaan" penting bagi aparat kepolisian untuk mengatasi potensi kepadatan lalu lintas karena menjadi perlintasan favorit bagi pemudik yang mengemudikan kendaraan roda empat dari Jakarta menuju wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Bali.

Terlebih, lebaran 2022 merupakan periode pertama masyarakat dapat merasakan mudik kembali setelah dua tahun "dilarang" mudik karena diterjang pandemi COVID-19.

Baca juga: Ribuan kendaraan keluar dari Jakarta H-3 Lebaran

Guna mengurai potensi kepadatan lalu lintas, Korlantas Polri memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem satu arah (one way) dan ganjil genap di ruas jalan tol mulai dari KM 47 Tol Cikampek hingga KM 414 Kalikangkung, Semarang pada Kamis sore yang diperkirakan malam puncak arus mudik.

Langkah pertama, Korlantas Polri melakukan sterilisasi ruas jalan tol menjelang pemberlakuan rekayasa lalu lintas satu arah atau one way dan ganjil genap di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) KM 47 hingga KM 414 Kalikangkung, Semarang.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo di Jakarta, Kamis, mengatakan sterilisasi tersebut dalam rangka sosialisasi dengan melakukan penjagaan di pintu keluar tol dan pengawalan oleh Petugas Pengatur Jalan (PPJ).

"Dua jam sebelum ganjil genap diberlakukan, (akan) dilakukan sterilisasi," kata Dedi.

Sterilisasi tersebut dilakukan mulai dari jalur KM 47 Cikampek-Cirebon-Brebes-Kalikangkung KM 414 Semarang dengan menempatkan personel berjaga di sejumlah pintu keluar tol dan pengawalan oleh PPJ secara estafet dari Jakarta-Jabar-Jateng.

Usai sterisasi, polisi memberlakukan satu arah dan ganjil genap sesuai yang skema yang telah disiapkan untuk mengurai kepadatan lalu lintas pada Kamis pukul 17.00 WIB.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan menyebutkan kondisi arus lalu lintas saat saat diberlakukan rekayasa lalu lintas one way dan ganjil genap terpantau lancar.

Baca juga: Jasa Marga tutup sementara Tol Layang MBZ, urai kepadatan arus mudik

"Tentu ini (rekayasa lalu lintas) kita melihat sangat efektif, sejak pukul 17.00 WIB sampai saat ini (22.30 WIB) arus lalu lintas lancar," kata Ramadhan dalam konferensi pers arus mudik Lebaran 2022 di KM 48 Tol Jakarta-Cikampek, Kamis malam.

Ramadhan menerangkan, jalur sisi kiri dan kanan jalan tol terpantau lancar sejak diberlakukan rekayasa lalu lintas sistem satu arah dan ganjil genap. Tampak berbeda dengan kondisi arus lalu lintas sebelum diberlakukan rekayasa yang terjadi antrean hingga 15 km.

Sistem satu arah dan ganjil genap diberlakukan mulai Kamis pukul 17.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB. Setelah pukul 24.00 WIB, arus lalu lintas kembali diberlakukan dua arah. Sementara itu, rekayasa lalu lintas ini kembali akan dilanjutkan pada Jumat (29/4) mulai pukul 07.00 hingga 24.00 WIB.

"Untuk hari ini tanggal 28 April diberlakukan one way ganjil genap sampai pukul 24.00. Sedangkan untuk esok dan lusa tanggal 29 dan 30 April diberlakukan one way dan ganjil genap mulai pukul 07.00-24.00 WIB," papar Ramadhan.

Terkait kondisi arus lalu lintas di jalan arteri setelah rekayasa lalu lintas diberlakukan, Ramadhan menyebutkan kondisi arus lalu lintas roda empat maupun roda dua dapat dikendalikan oleh petugas.

"Laporan dari wilayah di arteri juga padat, namun sampai sejauh ini masih bisa kami kendalikan. Jadi arus lalu lintas ramai karena pengemudi kendaraan baik roda empat dan roda dua maupun kendaraan umum banyak, namun masih dapat terkendala sampai saat ini," ujarnya.

Polisi merapikan rambu kerucut pada ruas jalan tol Jakarta-Cikampek kilometer 47 di Karawang, Jawa Barat, Jumat (29/4/2022). Polri menggeser pintu masuk arus lalu lintas satu arah (one way) dari KM 47 Tol Jakarta-Cikampek ke Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama) menuju arah timur menuju Tol Kalikangkung kilometer 414 pada H-3 Lebaran 2022. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.
Polisi merapikan rambu kerucut pada ruas jalan tol Jakarta-Cikampek kilometer 47 di Karawang, Jawa Barat, Jumat (29/4/2022). Polri menggeser pintu masuk arus lalu lintas satu arah (one way) dari KM 47 Tol Jakarta-Cikampek ke Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama) menuju arah timur menuju Tol Kalikangkung kilometer 414 pada H-3 Lebaran 2022. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.

Arus Deras Kendaraan Jakarta
Menjelang Kamis tengah malam kondisi arus lintas semakin padat karena arus kendaraan sangat deras dari Jakarta menuju timur, sehingga petugas mulai menerapkan rencana lain dengan menutup jalur kendaraan dari JORR yang menuju Jalan Layang MBZ.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yugo mengatakan kepadatan kendaraan dari Jakarta menuju Cikampek masih terjadi hingga Kamis pukul 23.00 WIB.

"Kepadatan diduga puncak arus mudik yang akan menuju Cikampek, baik melalui tol JORR maupun tol dalam kota, masih cukup tinggi," kata Sambodo dalam keterangannya, Jumat dini hari.

Hal itu berdasarkan pantauan CCTV dari Jalan Tol Outer Ring Road (JORR) Jati Asih yang menuju simpang susun Cikunir untuk menuju ke arah Cikampek.

Sementara itu hingga pukul 23.00 WIB, ia juga menginformasikan bahwa volume kendaraan yang menuju ke arah Cawang masih tinggi dipantau dari CCTV Tol Dalam Kota.

Baca juga: Polresta Cirebon batasi akses pintu tol arah Jakarta

Karena antrean kendaraan semakin mengular, Polda Metro Jaya memperpanjang masa penerapan satu arah pada ruas tol Jakarta-Cikampek (Japek) KM 47 sampai dengan Gerbang Tol Kalikangkung KM 414 hingga waktu tidak ditentukan, padahal seharusnya selesai pada pukul 24.00 WIB sesuai rencana awal.

Ia mengatakan berdasarkan kondisi di lapangan pada Jumat dini hari ini masih terjadi besarnya arus kendaraan dari jalan tol Jakarta menuju ke arah timur.

"Derasnya arus lalu lintas dari Jakarta menuju Cikampek baik yang berasal dari tol dalam kota maupun dari arah tol JORR," ungkap Sambodo.

Oleh karena itu, kata dia, kepolisian memutuskan untuk memperpanjang rekayasa lalu lintas one way sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut.

Sambodo pun menyampaikan permohonan maaf kepada pengendara roda empat karena ketidaknyamanan berkendaraan akibat terjebak kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek

"Kami tetap mengimbau agar masyarakat tetap tertib di jalan serta memanfaatkan jalur arteri dan alternatif yang ada," tuturnya.

Foto udara sejumlah kendaraan roda empat dari arah Jakarta melaju perlahan setelah memasuki Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (28/4/2022). Volume kendaraan arus mudik Tol Trans Jawa Batang-Semarang dari arah Jakarta yang memasuki Gerbang Tol Kalikangkung menuju ke sejumlah wilayah di Jateng dan Jatim pada H-4 Lebaran hingga pukul 23:00 WIB terpantau padat. ANTARA FOTO/Aji Styawan/tom.
Foto udara sejumlah kendaraan roda empat dari arah Jakarta melaju perlahan setelah memasuki Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (28/4/2022). Volume kendaraan arus mudik Tol Trans Jawa Batang-Semarang dari arah Jakarta yang memasuki Gerbang Tol Kalikangkung menuju ke sejumlah wilayah di Jateng dan Jatim pada H-4 Lebaran hingga pukul 23:00 WIB terpantau padat. ANTARA FOTO/Aji Styawan/tom.

Geser Pintu Masuk Satu Arah

Kepadatan lalu lintas semakin menjadi, kemudian petugas kepolisian menggeser pintu masuk arus lalu lintas satu arah dari KM 47 Tol Jakarta-Cikampek ke Gerbang Tol Cikampek Utama menuju arah timur.

Hal itu, menurut Sambodo untuk menormalkan arus kendaraan dari Bandung menuju Jakarta agar kembali melewati Tol Cipularang.

"Tidak melintasi jalan arteri," ujar Sambodo.

Sambodo menambahkan, petugas masih memberlakukan satu arah dari Gerbang Tol Cikampek Utama hingga Gerbang Tol Kalikangkung atau KM 414.

Memasuki H-3 atau Jumat ini, kepolisian dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk merekayasa lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah timur.

"Contraflow diberlakukan dari KM 47 sampai dengan KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek pukul 10.13 WIB," kata Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Sementara itu, one way arus mudik berlaku dari KM 70 GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 414 GT Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang sejak pukul 10.13 WIB.

Baca juga: Jasa Marga hentikan "One Way" di Tol Jakarta-Palimanan

Ada pun penutupan kembali dilakukan di akses menuju jalur fungsional Sadang hingga Kutanegara Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan.

"Saat ini lalu lintas dari arah Bandung via Jalan Tol Cipularang sudah dapat masuk kembali ke Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta sejak pukul 10.40 WIB," imbuhnya.

Pengendara diminta selalu berhati-hati dalam berkendara, patuhi rambu-rambu dan ikuti arahan petugas di lapangan.

Imbas Terhadap Jalan Arteri

Sementara itu, Polres Kabupaten Karawang Jawa Barat menyatakan arus lalu lintas di jalan arteri mengalami kepadatan akibat penerapan one way di jalan tol.

Kapolres Karawang Ajun Komisaris Besar Polisi Aldi Subartono, saat dihubungi di Karawang, Jumat mengatakan, selama penerapan one way di jalan Tol Jakarta-Cikampek ke arah timur mengakibatkan kepadatan di jalan arteri.

Namun kepadatan arus di jalan arteri itu terjadi di jalur menuju Jakarta dan sekitarnya, bukan di jalur menuju arah Jawa.

"Tapi itu dapat teratasi dengan baik," katanya.

Ia menyampaikan, pihaknya menurunkan tim pengurai untuk mengatasi kepadatan arus lalu lintas di simpul-simpul kemacetan jalan arteri saat berlangsung "one way".

Selain Karawang, Satuan Lalu Lintas Polrestro Bekasi Kota menjadikan Jalan Kalimalang, Kota Bekasi, Jawa Barat, sebagai koridor alternatif arus mudik saat terjadi filterisasi ganjil genap di sejumlah gerbang Tol Jakarta-Cikampek.

"Rekayasa lalu lintas ganjil genap menunggu atensi Dirlantas Polda Metro Jaya dengan melihat situasi di Tol Jakarta-Cikampek," kata Wakil Kasat Lantas Polrestro Bekasi Kota Kompol Ni Ketut Ayu Nurjani di Pospam Bekasi Barat.

Baca juga: Kendaraan asal Jakarta mulai padati ruas Tol Boyolali-Solo

Ia mengatakan filterisasi ganjil genap diterapkan di lajur paling kiri GT Bekasi Barat yang mengarah ke Cikampek sebagai upaya menekan volume kendaraan di dalam tol.

Bagi kendaraan yang mengarah ke dalam tol tapi plat nomor kendaraannya tidak sesuai tanggal, akan dialihkan ke jalur arteri menuju Kalimalang via Jalan Ahmad Yani atau Jendral Sudirman, Kota Bekasi.

Jalan Ahmad Yani Kota Bekasi membentang dari Jembatan Layang KH Noer Alie Summarecon hingga Kampus Universitas Islam 45 sekitar 4 kilometer hingga bergabung ke Jalan Kalimalang.

Sedangkan Jalan Sudirman membentang sepanjang 5 kilometer dari Stasiun Bekasi hingga Pasar Baru Bekasi, lalu bergabung ke jalur Kalimalang.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel