Roy Kiyoshi Bertemu Pemfitnah Dirinya, Si Pelaku Bersujud

Liputan6.com, Jakarta - Pemilik akun Hikmah Kehidupan yang bernama Eka Aulia Brilianto akhirnya bertemu dengan Roy Kiyoshi, Selasa (19/11/2019).

Seperti diketahui, pekan lalu Roy Kiyoshi melaporkan Eka karena kasus fitnah pesugihan bisnis Ruben Onsu.

Eka Aulia Brilianto datang menemui Roy Kiyoshi didetamani oleh ayahnya, Abu Thalib. Pertemuan itu terjadi di kantor kuasa hukum Roy Kiyoshi di Permata Hijau, Jakarta Selatan.

"Maaf Pak," ucap Eka Aulia Brilianto sembari Bersujud kepada Roy Kiyoshi di kantor Belleza Office Permata Hijau, Jakarta Selatan, Selasa (19/11/2019) siang.

 


Ayah Pelaku Ikut Minta Maaf

Roy Kiyoshi (Nurwahyunan/Fimela.com)

Setelah itu, ayah Eka juga meminta maaf dengan sepenuh hati sembari menangis dan bersujud. Ia tampak sangat menyesali perbuatan anaknya.

"Mohon maaf Pak. Saya juga tidak tahu kenapa bisa jadi begini," ungkap Abu Thalib pada Roy Kiyoshi.

 


Tersentuh

Roy Kiyoshi (instagram/roykiyoshi)

Melihat ketulusan permohonan maaf ayah dan anak tersebut, hati Roy Kiyoshi amat tersentuh. Dengan ikhlas presenter terkenal ini pun memaafkan kesalahan Eka Aulia Brilianto.

 


Tak Dendam

Roy Kiyoshi [foto: instagram/roykiyoshi]

"Aku tadi sudah menerima niat baik kalian untuk minta maaf. Kamu sudah aku maafin kok pas video kamu muncul," ungkap Roy Kiyoshi sembari menitikkan air mata.

"Enggak ada rasa dendam dan benci. Kamu datang dengan niat baik minta maaf sampai sujud-sujud gitu aduh saya bukan siapa-siapa juga. Saya manusia biasa yang enggak sempurna juga," lanjutnya.

 


Dugaan Fitnah

Roy Kiyoshi memiliki kelebihan dalam melihat angka-angka yang berkaitan dengan kehidupan dari orang yang ada dalam acaranya. (Liputan6.com/roykiyoshi)

Didampingi kuasa hukumnya, Henry Indraguna, Roy Kiyoshi melaporkan pemilik saluran YouTube tersebut ke SPKT Polda Metro Jaya, Jakarta pada Kamis 14 November 2019.

Pemilik akun Hikmah Kehidupan dilaporkan dengan kasus dugaan fitnah melalui media elektronik. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/7339XI/2019/PMJ/Dit Reskrimsus.