Roy Suryo Pernah Cuit Tak Mau Jadi Menpora

TEMPO.CO , Jakarta-Penggalan cuitan Roy Suryo setahun lalu kembali diungkit dan menjadi heboh setelah Roy diangkat Menteri Pemuda dan Olahraga pada Jumat, 11 Januari 2013. Dalam kicauan 15 Januari 2012, Roy melalui akun @KRMTRoySuryo menulis balasan kepada akun @benzjava: Kita tidak perlu berandai2, karena "jauh panggang dari api" dan Saya akan menolak (secara elegan), karena memang bukan bidangnya.

Cuit tersebut adalah jawaban dari pertanyaan apakah Roy bersedia jika terpilih menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga pasca mundurnya Andi Alfian Mallarangeng 7 Desember 2012. "Iya itu saya yang nulis," ujar Roy ketika dihubungi Ahad, 13 Desember 2013.

Tapi kini, Ia melanjutkan situasinya berubah. Ia dalam posisi tidak bisa menolak demi kepentingan negara. "Saya terima jabatan itu, kalau belum pas, ya dikerjakan sebaik-baiknya," kata pengamat telematika ini. Roy menuturkan sudah mengungkapkan kompetisinya sebelum terpilih menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga. "Saya sudah sampaikan, tapi beliau (Presiden) yang memutuskan," ujar dia.

Roy secara resmi akan dilantik pada Selasa, 15 Januari 2013. Menurut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, anggota Komisi Pertahanan dan Luar Negeri ini cakap untuk mengemban tugas sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga. "Saya juga mempertimbangkan integritas yang bersangkutan," kata dia. Presiden berpendapat, berdasarkan hasil wawancara, serta uji kepatutan dan kelayakan, Roy Suryo berkompeten untuk menjalankan tiga tugas utama Menteri Pemuda dan Olahraga yang baru.

Usai terpilih secara resmi, di Kompleks Parlemen Senayan pada Jumat 11 Januari 2013, Roy berujar : "Saya butuh dukungan demi kejayaan kembali Indonesia di bidang olahraga. Kita punya tugas besar," Menurut Roy, tugas itu berat karena dirinya tidak memiliki latar belakang di dunia olahraga. Selama ini ia dikenal sebagai pakar teknologi informasi. "Saya berada di takaran yang sangat rendah sebagai Menpora," ucapnya.

DIANING SARI

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.