Roy Suryo Keluar Pakai Kursi Roda usai 12 Jam Diperiksa terkait Kasus Meme Stupa

Merdeka.com - Merdeka.com - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo keluar memakai kursi roda dari ruang penyidik Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Dia diduga mengalami kelelahan usai diperiksa 12 jam sebagai tersangka kasus postingan meme Stupa Candi Borobudur.

Roy mengenakan pakai baju batik berwarna cokelat dipadu celana panjang hitam keluar pada pukul 22.00 WIB. Wajah Roy Suryo tampak lesuh dan tak bertenaga.

Roy juga terlihat dibantu ketika menuruni anak tangga ruang pemeriksaan Dirkrimum. Roy Suryo didorong oleh kuasa hukumnya masuk ke dalam mobil berwarna hitam. Di dalam mobil, Roy Suryo terbaring di kursi belakang dengan pengemudi.

Roy tidak memberikan keterangan sedikit pun mengenai materi pemeriksaan. Mobil hitam yang ditumpangi Roy langsung bergegas meninggalkan Polda Metro Jaya.

"Mohon maaf yaa, Pak Roy izin istirahat dulu, mohon doanya," kata Pitra Romadoni selaku kuasa hukum Roy Suryo.

Roy Suryo Tersangka

Polisi resmi menetapkan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo sebagai tersangka terkait kasus meme stupa Candi Borobudur.

Roy terbelit kasus hukum usai unggah meme stupa Candi Borobudur mirip dengan Presiden Joko Widodo di akun twitter @KRMTRoySuryo2.

Postingannya ini viral di media sosial. Kepolisian kemudian menerima dua laporan terkait unggahan Roy Suryo. Adapun, pelapor atas nama Kurniawan Santoso, dan Kevin Wu.

Roy Suryo dipersangkakan melanggar Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45 (a) ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 156 (a) KUHP dan atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1945 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Dalam kasus ini, penyidik telah meminta pandangan 13 orang saksi ahli terdiri dari ahli agama, ahli media sosial, ahli sosiologi hukum, ahli pidana, dan ahli ITE. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel