Roy Suryo: Mau Disebut Seaglider atau Drone, Tetap Saja Kecolongan

Hardani Triyoga
·Bacaan 2 menit

VIVA – Penemuan benda yang diduga mirip drone dari negara asing di Perairan Selayar, Sulawesi Selatan menjadi heboh. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan benda asing tersebut adalah seaglider, bukan drone.

Polemik soal penemuan benda ini masih terus berlanjut. Eks Anggota Komisi I DPR Roy Suryo ikut menyampaikan komentarnya.

Roy menjelaskan mau disebut seaglider atau pun drone, keduanya dianggap sama saja. Sebab, keduanya dipakai untuk mematai-matai.

"Tweeps, Mau disebut "SeaGlider" atau "Drone", Keduanya adalah AUV / Autonomous Underwater Vehicle berkamera & bertransmitter yg digunakan utk memantau (baca: memata-matai) mandiri," tulis Roy di akun Twitternya, @KRMTRoySuryo2 yang dikutip VIVA pada Selasa, 5 Januari 2021.

Roy menyinggung dalam polemik ini, pemilik benda tersebut jelas tak akan mengaku. Apalagi, barangnya diketahui orang.

"Jelas pemiliknya tidak akan "mengaku", Namanya juga barangnya ketahuan orang. Tetap saja kecolongan," tambah pakar telematika itu.

Penemuan benda asing mirip drone itu bikin heboh dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah kalangan terutama dari DPR mendesak pemerintah merespons cepat soal isu benda diduga drone tersebut.

Ada isu benda mirip drone tersebut milik China sehingga pemerintah RI melalui Kementerian Luar Negeri atau Kemlu mesti menyampaikan protes keras diplomatik.

Perdebatan pun menyerempet Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang seharusnya bertanggungjawab soal teritorial wilayah pertahanan RI. Ada suara kritis mestinya Kementerian Pertahanan bisa mendeteksi benda asing yang ditemukan di Perairan Selayar, Sulawesi Selatan tersebut.

Terlanjur jadi heboh, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono memberi keterangan pers. Yudo mengatakan, benda yang sebelumnya ditemukan nelayan tersebut merupakan seaglider.

Yudo mengatakan, benda berbentuk mirip rudal tersebut terbuat dari aluminium dengan dua sayap dan propeller serta antena belakang. Selain itu, ada instrumen mirip kamera di bagian badannya.

Meski demikian, Yudo enggan berandai-andai soal penemuan benda itu. Mereka masih harus melakukan penelitian terlebih dahulu untuk memastikan informasi yang sebenarnya.

“Saya nggak mau berandai-andai supaya rekan-rekan semuanya jelas tentang penggunaan maupun fungsi dari alat yang ditemukan di Kabupaten Selayar,” kata Yudo, Senin, 4 Januari 2021.

Baca Juga: Fadli Zon Ditantang Berani Kritik Menhan Prabowo soal Drone