Royal Enfield Classic 350 Terbaru Berpeluang Masuk Indonesia

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Model terbaru Royal Enfield Classic 350 belum lama ini dirilis di India. Secara tampilan memang tak banyak berubah, sebuah keputusan tepat dari Royal Enfield sebab desain old-school dari Classic 350 sudah melekat kuat pada konsumen. Maka dari itu perusahaan memilih untuk tetap mempertahankan DNA khasnya.

Dari keterangan resmi yang kami terima, Classic 350 dibekali mesin J-series terbaru dari Royal Enfield. Pun untuk sektor sasis yang kini menggunakan model anyar yang diklaim jauh lebih baik dari tipe sebelumnya.

Jantung pacu new Royal Enfield Classic 350 berbagi platform dengan model Metor 350 yang belum lama ini juga dihadirkan untuk pasar Indonesia.

Dari data teknis, mesinnya memiliki kubikasi tepat 349 cc, SOHC, 1-silinder, pendingin udara, dan berpengabut injeksi. Di atas kertas menjanjikan tenaga maksimal 20,2 daya kuda dan torsi puncak 27 Nm yang disalurkan lewat transmisi manual kopling 5-percepatan.

Keluhan soal getaran yang berlebih kini juga sudah dijawab tuntas oleh pabrikan, insinyur Royal Enfield sudah membekali jantung pacunya dengan komponen engine balancer shaft yang disebutkan membuat mesin lebih halus dan nyaman untuk dikendarai.

Sementara untuk fitur, motor ini juga dibekali fitur yang identik dengan Meteor 350 lewat penyematan teknologi Tripper Navigation, panel meter LCD, konektivitas Bluetooth, USB power socket, dan peranti keselamatan dual rem ABS (Anti-lock Braking System).

Sebagai informasi, Tripper Navigation adalah perangkat atau teknologi petunjuk arah yang cara pengoperasiannya menggunakan aplikasi Royal Enfield App. Sistem kerjanya berbasis Google Maps dengan indikator petunjuk arah yang langsung ditampilkan pada layar instrumen.

Terkait harganya di India, new Classic 350 dijual dengan banderol mulai Rs 1,84,375 atau Rp 35 jutaan sampai Rs 2,15,118 atau sekitar Rp 40 jutaan. Ada 5 varian berbeda yang ditawarkan dan hadir dengan 11 opsi warna yang bisa dipilih oleh konsumen.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Dipastikan Masuk Indonesia

Saat ini Royal Enfield Indonesia sudah tak lagi memasarkan Classic 350 sejak beberapa tahun lalu. Dari laman resmi mereka hanya menjual tipe Classic bermesin 500 cc saja dengan 5 warna berbeda yakni Stealth Black, Desert Storm, Chrome, Standard, dan Battle Green.

Kabar baiknya, new Classic 350 terbaru juga akan segera hadir di Indonesia. Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Country Marketing Manager Royal Enfield Indonesia, Anindya Dwiasti.

"Royal Enfield Classic 350 terbaru akan masuk Indonesia, tapi maaf kita belum bisa kasih tahu informasi kapan waktunya," ucap Anindya saat dihubungi OTO.com, belum lama ini.

Lebih lanjut, kata dia, proses distribusi dan kelengkapan syarat penjualan motor baru apalagi tipe CBU (Completely Built Up) cukup rumit di Indonesia. Saat ini, pihaknya sedang mempersiapkan semua persyaratan tersebut.

"Iya, ini akan jadi opsi produk lebih terjangkau (dari tipe Classic 500). Soal harganya nanti kita akan kasih tahu jika peluncuran waktunya sudah dekat," katanya.

Saat ini Royal Enfield Indonesia baru memiliki 1 model entry level tipe kubikasi mesin 350 cc dengan produk Meteor. Banderolnya saat diluncurkan pertengahan tahun lalu dijual mulai Rp 85,1 sampai 87,9 juta off the the road alias belum ditambahkan bea pajak.

Rasa-rasanya, harga jual dari new Classic 350 nanti akan punya kemiripan dengan Meteor yang secara basis dan platform memiliki kemiripan. Kita tunggu saja momen tepat peluncurannya.

Sumber: Oto.com

Infografis Ayo Jangan Ragu, Vaksin Covid-19 Dipastikan Aman

Infografis Ayo Jangan Ragu, Vaksin Covid-19 Dipastikan Aman. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Ayo Jangan Ragu, Vaksin Covid-19 Dipastikan Aman. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel