Rp 2 M Modal Kerja Pegadaian Jambi Tertahan

Rp 2 M Modal Kerja Pegadaian Jambi Tertahan

Laporan wartawan Tribun Jambi, Eko Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM, JAMBI - PT Pegadaian (Persero) Cabang Jambi harus menelan pil pahit. Sekitar Rp 2 miliar modal kerja (dari pembiayaan) yang sudah mereka salurkan macet. Itu tak lain imbas dari banyaknya nasabah Pegadaian yang menunggak.

BUMN pembiayaan ini akhirnya mengambil jalan menggencarkan lelang emas untuk mengembalikan modal kerja yang tertanam pada nasabah gadai tersebut.
Area Manager Pegadaian Cabang Jambi, Firdaus Wadjdi menyampaikan, melalui lelang emas diharap bisa mengembalikan modal kerja sehingga dapat diputar kembali.

Sayangnya, dari lelang yang sudah berjalan selama dua bulan tersebut modal kerja yang kembali berkisar di angka Rp 1 miliar. Baru 50 persen dari modal kerja yang tertahan.

"Sangat kecil pencapaiannya, program lelang ini hanya berlangsung sampai akhir bulan ini, sehingga kita terus tingkatkan penjualan emas lelang ini," ungkapnya, Senin (26/8).

Firdaus mengharapkan, mulai naiknya harga emas yang akan mendongkrak lelang emas. Saat ini harga emas dikisaran Rp 490 ribu per gram. Sementara Pegadaian tetap harus menjual emasnya lebih tinggi kembali di kisaran Rp 510 ribu per gram dan disesuaikan dengan nilai atau sisa utang nasabah gadai emas masing-masing.

Disparitas harga yang cukup jauh tersebut yang diungkapkan Firdaus menjadi kendala Pegadaian menjual emas lelang. Tentu saja, masyarakat lebih memilih membeli emas baru ketimbang emas lelang yang merupakan agunan dari nasabah. Sekalipun menurutnya Pegadaian memberi kemudahan untuk mendapatkan emas lelang yang ditawarkan dengan sistem cicil.

"Melihat harga emas lelang kita yang cukup tinggi, kita memberikan kemudahan untuk mendapatkan emas lelang kita dengan cara mencicil, tenor pun bisa mencapai 12 bulan angsuran," katanya.

Besaran harga akan emas lelang di Pegadaian disampaikan Firdaus dilihat dari sisa utang nasabah ditambahkan bunga pinjaman dan biaya lelang sebesar 2 persen dari harga emas lelang. "Syarat sangat mudah, konsumen cukup membawa KTP dan bisa membeli emas secara kontan atau mencicil," tutupnya.

Baca Juga:

Pegadaian Palembang Jamin Barang Gadaian Warga Aman Selama Libur Lebaran

Warga Nunukan Paling Banyak Gadaikan Emas dan Berlian

Ibu Tatang Terpaksa Gadaikan Gelang Emas untuk Sekolah Anak