RS untuk Pasien COVID-19 Gejala Berat, Luhut: yang Lain Isoman

·Bacaan 1 menit

VIVA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa saat ini layanan rumah sakit hanya diperuntukkan bagi para pasien COVID-19 yang memiliki komorbid, atau yang membutuhkan penanganan serius.

Misalnya pasien COVID-19 yang kritis karena saturasi oksigen yang sudah rendah, dan semakin menurun sehingga mengancam nyawa dari pasien tersebut.

"Sekarang mulai ditata, orang yang boleh masuk rumah sakit itu siapa. Artinya, kalau dia masih pada saturasi (oksigen) di atas 95 atau 94, tidak ada tanda-tanda yang jelas, atau hanya OTG, kita bikin isolasi mandiri," kata Luhut dalam telekonferensi, Senin 5 Juli 2021.

Selain itu, Luhut memastikan bahwa Kemenkes juga sudah menyediakan layanan telemedicine, dengan menggandeng belasan platform layanan konsultasi kesehatan guna melayani pasien COVID-19 yang melakukan isolasi mandiri (isoman).

"(Layanan) telemedicine telah dibangun oleh Pak Menkes, dengan menggunakan sekian belas platform telemedicine seperti halodoc dan sebagainya. Dan ini mereka akan mulai bekerja sehingga akan mengurangi pressure bagi rumah sakit," ujar Luhut.

Selain itu, Luhut juga menjelaskan bahwa terkait ketersediaan obat bagi para pasien isoman, pihak Kemenkes dipastikan juga sudah menyiapkannya.

Apalagi, lanjut Luhut, saat ini di e-katalog juga sudah tersedia oxygen concentrator, yang bisa dibeli bagi para pasien COVID-19 isoman yang ingin memilikinya sendiri di rumah.

"Antara Menteri Kesehatan dan Menteri Perindustrian juga sudah bicara, dan mereka mungkin juga akan mengadakan hal itu (ketersediaan pasokan oksigen). Tapi buat orang-orang yang ingin beli sendiri juga bisa mendapatkannya di e-katalog," ujarnya. (dum)

Baca juga: 20 TKA China Berangkat ke Sulsel dari Jakarta saat PPKM Darurat

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel