RSMH Palembang Terima Dua Vial Obat Gagal Ginjal Buatan Jepang

Merdeka.com - Merdeka.com - Rumah Sakit Umum Pusat Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang menerima dua vial obat gagal ginjal dari Kementerian Kesehatan. Pasokan obat tersebut dinilai sudah cukup karena hanya terdapat dua pasien.

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Trisnawarman mengungkapkan, obat tersebut telah diterima tiga hari lalu. Dari keterangan, obat tersebut diproduksi di Jepang dan berasal dari donasi PT Takeda Indonesia dengan total 200 vial untuk seluruh RS rujukan di Indonesia.

"Obatnya sudah kami terima, dari labelnya buatan Jepang," ungkap Trisnawarman, Jumat (4/11).

Dia menilai pasokan obat tersebut sangat sedikit. Namun dia memaklumi karena ketersediaan stok sangat terbatas dan harus dibagi ke banyak rumah sakit.

"Kami hanya berharap ada pasokan lagi sebagai cadangan jika dibutuhkan," ujarnya.

Sementara, anggota tim khusus penanganan gagal ginjal RSMH Palembang sekaligus dokter spesialis anak bagian Nefrologi Eka Intan menyebut obat tersebut sangat dibutuhkan dalam penanganan dua pasien yang sedang dirawat. Dengan jumlah yang diterima, sudah mencukupi untuk pengobatan kedua.

"Obatnya sudah cukup, kita ada dua pasien, satu vial itu kan untuk satu pasien, jadi tidak ada masalah," kata dia.

Eka menjelaskan, kedua pasien berangsur membaik namun tetap mendapatkan perawatan intensif hingga sembuh total. Selanjutnya, pasien akan menjalani terapi seusai penyembuhan.

"Kondisinya jauh membaik, mudah-mudahan segera sembuh," ujarnya.

Diketahui, sejak September 2022, RSMH Palembang merawat tujuh pasien anak-anak yang menderita gagal ginjal akut misterius. Dari semua pasien, dua di antaranya meninggal dunia tiga pasien dibolehkan pulang, dan dua lainnya masih menjalani perawatan. [cob]