RSPAD Kekurangan Tenaga Kesehatan, KSAD Akan Kerahkan Dokter Tambahan

·Bacaan 2 menit

VIVA – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa berencana akan mengerahkan Tenaga Kesehatan atau dokter tambahan ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat untuk mengantisipasi kekurangan dokter akibat terus meningkatnya jumlah pasien yang COVID-19 yang dirawat di rumah sakit tersebut.

Hal itu terungkap ketika orang nomor satu di Korps Angkatan Darat itu memimpin Teleconfrence bersama Kepala RSPAD Gatot Soebroto, dan sejumlah Kepala Kesehatan TNI Angkatan Darat di tingkat Kodam, dan Kepala RS TNI Angkatan Darat di seluruh Indonesia, Jum'at, 9 Juli 2021.

Dalam rapat teleconfrence tersebut, Kepala RSPAD Gatot Soebroto, Letjen TNI dr. Albertus Budi Sulistya menjelaskan, ketersediaan tempat tidur di RSPAD Gatot Soebroto saat ini telah ditingkatkan menjadi 381 unit dengan penambahan Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap).

Namun, lanjut Letjen TNI Budi, dengan terus meningkatnya jumlah pasien COVID-19 di wilayah Jakarta, RSPAD meminta dukungan tambahan dokter umum karena banyak tenaga kesehatan yang terpapar COVID-19.

“Untuk tenaga dokter, untuk dokter umum, kami harus mempersiapkan tenaga pengganti. Jika dimungkinkan, kan belum lama kemarin ada Sarcab untuk tenaga dokter, yang sudah penempatan di Batalyon pun, bisa kami rekrut kembali untuk menambah penguatan dokter umum di RSPAD,” kata Kepala RSPAD Gatot Soebroto Letjen TNI ??Albertus Budi Sulistya ketika melaporkan kondisi terkini penanganan COVID-19 kepada Jenderal TNI Andika Perkasa.

Mendengar penjelasan dari Kepala RSPAD Gatot Soebroto, Jenderal TNI Andika pun langsung merespon kebutuhan tenaga kesehatan atau dokter umum yang saat ini sangat penting dalam penanganan COVID-19. Dia pun langsung berjanji akan mengerahkan dokter-dokter TNI Angkatan Darat untuk menambah kebutuhan tenaga kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto.

“Oke nanti biar Aspers (Asisten Personel Kasad) melaporkan berapa yang ditugaskan bisa kembali kesini, nanti kalaupun lebih tidak apa-apa, terima saja, agar pengaturan shift itu tidak terlalu panjang,” kata Jenderal TNI Andika Perkasa.

Tidak hanya itu, dalam teleconfrence tersebut, Jenderal TNI Andika juga menerima laporan dari Kepala Rumah Sakit Tingkat II Ridwan Meureksa dan Rumah Sakit Tingkat IV Cijantung, mengenai rencana konversi ruangan untuk pasien COVID-19, serta permintaan dukungan untuk melengkapi alat kesehatan maupun tenaga kesehatan.

Selain itu, Jenderal TNI Andika juga menerima laporan dari Kepala Kesehatan Kodam III Siliwangi, Kepala Kesehatan Kodam IV Diponegoro, Kepala Kesehatan Kodam V, Brawijaya mengenai ketersediaan tempat tidur untuk perawatan pasien COVID-19 di beberapa rumah sakit yang terdapat di masing-masing daerah.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel