RSUD Bekasi Tambah Ruang Baru, Penumpukan Pasien COVID-19 Teratasi

·Bacaan 1 menit

VIVA - Penumpukan pasien di RSUD Kota Bekasi sudah mulai tidak terlihat pada Sabtu, 26 Juni 2021. Sebabnya, setiap pasien yang datang sekarang sudah ditampung ke lokasi baru.

Direktur RSUD Kota Bekasi, Kusnanto Saidi, mengatakan hingga sekarang pasien yang datang telah mendapat penanganan petugas medis. Dia mengatakan telah ditempatkan 15 tempat tidur di lorong samping IGD.

"Begitu terjadi lonjakan kami sudah menambah 15 tempat tidur lagi di lorong, polisi juga memberi bantuan velbed sebanyak 100 unit," kata Kusnanto saat dikonfirmasi.

Bahkan, dengan angka kasus COVID-19 di Kota Bekasi yang terus meningkat, ketersediaan 265 tempat tidur tidak cukup. Makanya, ada penambahan juga kapasitas 100 tempat tidur isolasi di ruang IGD.

Baca juga: Pasien di RSUD Bekasi Tercecer di Jalan

Awalnya, kata dia, IGD merupakan ruang triase atau penanganan awal. "Sekarang ruang triasenya kita pindahkan ke tenda darurat, dan sekarang juga sudah beroperasi sebagai skrining pasien, makanya sudah tidak ada antrean kaya kemarin," katanya.

Ditambah lagi, kata dia, pihaknya kembali membuka satu ruangan di lantai 1 dengan kapasitas 45 tempat tidur. Kemudian, akan ditambah tempat tidur di Gedung E. Sementara pasien non-COVID disediakan 200 tempat tidur.

"Jadi semuanya sudah terkendali, sudah tidak ada masalah lagi," tegasnya.

RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid sempat kewalahan menerima pasien yang datang pada Jumat, 25 Juni 2021. Pasien tersebut terpaksa tercecer di jalan setelah tenda darurat yang dibangun sudah overload.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel