RSUD Mattaher Jambi diusulkan jadi rujukan pasien gangguan ginjal akut

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi diusulkan ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menjadi rumah sakit rujukan untuk kasus gangguan ginjal akut pada anak.

Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi, DR dr Herlambang Sp.OG-KFM, di Jambi, Selasa mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan hal itu kepada Kemenkes.

Selama ini pasien gangguan ginjal akut di Jambi dirujuk ke RS di Padang dan Palembang namun ke depan diharapkan bisa di RSUD Raden Mattaher Jambi.

Sementara itu Wakil Direktur Pelayanan RSUD Raden Mattaher Jambi dr Anton Trihartono mengatakan, pihaknya melakukan langkah lanjutan ke Kemenkes untuk mengetahui respons dari pengajuan ini.

"Karena misalnya dalam kasus darurat tertentu, kita sudah bisa melakukan tindakan yang dibutuhkan dan alatnya sudah ada, cuma memang ada beberapa kompetensi yang sedang didiskusikan, karena dokter spesialis anak ‘Nefron’ kita belum ada," kata Anton.

Baca juga: IDAI Jambi minta orang tua pahami dosis obat demam pada anak

Baca juga: Gagal ginjal dan COVID-19 jadi sebab putra Wali Kota Jambi meninggal

Sebelumnya, prestasi atau kabar gembira datang dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi bahwa ada seorang balita laki-laki berusia dua tahun yang sebelumnya didiagnosa menderita gangguan ginjal akut sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang.

"Benar, pasien anak tersebut sudah sembuh dari kasus gangguan ginjal akut dan saat ini di RSUD Raden Mattaher Jambi tidak ada lagi kasus tersebut, semoga ke depannya jangan sampai ada lagi," katanya.

Dijelaskan Anton, bahwa sebenarnya kasus gangguan ginjal akut ini jika penyebabnya dapat segera diketahui dan dilakukan penanganan maka respons untuk sembuhnya akan bagus juga.

"Itu bisa langsung sembuh total dan normal, penyebab kasus gagal ginjal akut pada anak tersebut yakni gangguan saluran pencernaan sehingga urinenya menumpuk di kantung kencing dan lama-lama naik ke ginjal sehingga menyebabkan gangguan ginjal akut," kata Anton.

Pihak rumah sakit juga mengucapkan terima kasih atas pemberitaan dari media yang membuat masyarakat dapat cepat tanggap sehingga kasus ini dapat ditekan.

Baca juga: Seorang calhaj Jambi gagal ginjal, dirujuk ke rumah sakit

Baca juga: BPBD imbau warga sekitar Gunung Kerinci tetap waspada