RSUD Pagelaran Cianjur tetap layani pasien meski terdampak kebakaran

RSUD Pagelaran, Cianjur, Jawa Barat, memastikan pelayanan kepada pasien tetap berjalan meskipun empat ruang untuk sementara tidak digunakan karena terdampak kebakaran pada Jumat (15/7).

Direktur RSUD Pagelaran dr Jan Izaac Ferdinandus dihubungi di Cianjur, Minggu, mengatakan ruangan yang terbakar di antaranya Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit (IPSRS), IGD dan ICU, dimana saat kebakaran pasien langsung dievakuasi ke ruangan lain.

"Untuk sementara pasien di IGD dan ICU dialihkan ke ruangan yang lain sehingga penanganan pasien tidak terganggu. Bahkan hari Minggu, pelayanan masih berjalan seperti biasa tidak terkendala," katanya.

Pihaknya tengah mengupayakan perbaikan cepat sehingga pasien yang menjalani perawatan di ruangan sementara dapat dialihkan kembali ke ruangan masing-masing agar mendapat pelayanan sesuai dengan penyakit yang diderita.

Baca juga: RSUD Pagelaran Cianjur terbakar akibatkan puluhan pasien dipindahkan

Baca juga: SAR gabungan masih cari korban terseret arus Sungai Cianjur

Hingga saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan petugas terkait penyebab pasti kebakaran, namun dugaan sementara, api berasal dari percikan alat las listrik yang digunakan untuk melakukan renovasi di ruangan IPSRS.

"Kami masih menunggu hasil penyelidikan Damkar Cianjur dan kepolisian terkait penyebab pasti kebakaran, dugaan sementara karena percikan api dari mesin las yang digunakan pekerja di ruangan IPSRS," katanya.

Seperti diberitakan sejumlah ruangan di RSUD Pagelaran, Cianjur, terbakar todak ada korban jiwa namun puluhan pasien di dua ruangan terpaksa dievakuasi dan dialihkan ke ruangan lain untuk sementara guna menghindari hal yang tidak diinginkan.

Baca juga: RPH Cianjur mencatat 21 ekor sapi dipotong hari pertama kurban

Baca juga: Pemkab Cianjur kerahkan puluhan petugas pantau pemotongan hewan kurban

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel