RSUD: Vaksin kosong jadi kendala percepatan vaksinasi usia 6-11 tahun

·Bacaan 1 menit

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram, Porvinsi Nusa Tenggara Barat, menyatakan kosongnya stok vaksin COVID-19 menjadi kendala percepatan layanan vaksinasi anak usia 6-11 tahun.

"Hari ini kami tidak membuka layanan vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6-11 tahun termasuk usia 12 tahun ke atas, karena stok vaksin kosong," kata Direktur Utama RSUD Kota Mataram Hj Ni Ketut Eka Nurhayati di Mataram, Jumat.

Karenanya, saat ini pihaknya sedang menunggu pengiriman stok vaksin dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram, agar layanan vaksinasi anak bisa dibuka kembali.

"Semoga nanti sore kita sudah terima stok vaksin, agar besok pagi (Sabtu 8/1), layanan vaksinasi kembali dibuka," katanya.

Baca juga: Dinkes Mataram sosialisasi layanan vaksinasi COVID-19 penguat

Baca juga: Pemkot Mataram siap laksanakan vaksinasi anak usia 6-11 tahun

Menurutnya, sejak pencanangan vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6-11 tahun pada Selasa (4/1), jumlah anak yang melakukan vaksinasi mandiri dengan datang dan didampingi orang tuanya ke RSUD Kota Mataram sebanyak 43 anak.

"Selain keterbatasan stok vaksin, sejauh ini belum ada kendala untuk layanan vaksinasi anak usia 6-11 tahun di RSUD Kota Mataram," katanya.

Bahkan untuk menarik minat anak agar mau divaksinasi, RSUD Kota Mataram akan bekerja sama dengan Toko Heron untuk memberikan bingkisan kepada anak yang datang vaksinasi secara mandiri setiap akhir pekan.

"Tapi untuk kepastian kapan program itu dimulai, kami masih menunggu jawabannya," kata Eka.*

Baca juga: KPA catat 560 kasus HIV/AIDS di Mataram

Baca juga: Disdik: 6.000 guru di Mataram belum divaksinasi COVID-19

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel