Ruangan Ex BP Migas Ternyata Belang-belang

  • Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNnews.com
    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNNEWS.COM - Sebagian besar uang gaji suami dikelola istri. Sialnya, mayoritas wanita tak punya pengetahuan pengelolaan keuangan yang bagus. …

  • Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    Merdeka.com
    Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    MERDEKA.COM. Menteri BUMN Dahlan Iskan menyayangkan keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menginstruksikan untuk menunda rencana pelepasan saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BTN) untuk kemudian dialihkan ke Bank Mandiri. …

  • Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Antara
    Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Yogyakarta (Antara)- Pemerintahan baru mendatang perlu menaikkan kembali harga bahan bakar minyak bersubsidi secara bertahap untuk mengurangi pembengkaan subsidi bahan bakar itu, kata ekonom Universitas Gadjah Mada Tony Prasetyantono. "Subsidi sulit dihilangkan sama sekali. Yang bisa dilakukan adalah secara bertahap dikurangi," kata Tony di Yogyakarta, Selasa. Ia merekomendasikan kenaikan harga subsidi bahan bakar minyak (BBM) dilakukan dengan menaikkan harga dengan kisaran Rp1.000-Rp1.500 …

 

INILAH.COM, Jakarta – Audit BPK menemukan banyak kejanggalan di tubuh BP Migas. Terutama pada masalah anggaran. Namun, tembok di Ruangan Ex BP Migas ternyata belang-belang.

“Saya kira, tidak ada soal renovasi ruangan sampai berbiaya besar. Coba kalau Anda lihat, ada temboknya yang berwarna putih, coklat. Belang-belang. Memang ada yang baru seperti ruangan rapat di lantai 28,’’ ujar Mantan Deputi Pengendalian Operasional BP Migas, Gede Pradyana kepada INILAH.COM, Rabu (28/11/2012) kemarin. 

Gedung BP Migas yang terletak di Wisma Mulia, menurut Gede, sebenarnya jauh dari kesan mewah. Gedung tersebut merupakan warisan dari salah satu kontraktor K3S, PT Kangean Energi Lestari.

Demikian pula soal proyek telepon internet (IP Telephony), yang ongkosnya melebihi anggaran yang disetujui kementerian keuangan, dinilai Gede tidak mungkin terjadi. ‘’Nggak mungkinlah BP Migas nombok. Saya kira, kritik-ktirik dari kalangan LSM membuat kami semua lebih mawas diri,’’ katanya.

Ia pun menegaskan, keuangan BP Migas sangatlah transparan dan profesional. “’Keuangan BP Migas diaudit BPK. Hasilnya bisa WTP sejak 2009 sampai 2011. Kalau memang ada yang aneh-aneh, nggak mungkin bisa WTP kan,’’ ujarnya.

Pernyataan ini muncul, karena berdasarkan audit BPK, ditemukan banyak ‘ruang gelap’ di proyek-proyek internal BP Migas. Hal inilah yang menyebabkan BPK mengganjar BP Migas status WTP (Wajar Tanpa Pengecualian), tiga kali berturut-turut sejak 2009. [ast]  

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...