Ruben Onsu Diterpa Hoaks Meninggal Dunia, Betrand Peto Heboh

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Ruben Onsu sempat diterpa isu hoaks dirinya meninggal dunia. Namun meski begitu, suami Sarwendah ini tak mau terlalu menanggapi kabar tak jelas tersebut.

Bagi Ruben dirinya sudah biasa diterpa isu meninggal dunia. Ruben Onsu menyatakan dirinya sudah biasa menanggapi kabar negatif soal dirinya.

Ruben Onsu pertama kali membaca soal hoaks dirinya meninggal dunia bersama dengan Sarwendah. Itu artinya, keluarganya juga tak terlalu dirugikan dengan kabar tersebut.

“Orang rumah gua nggak ada yang dirugikan sih biasa aja. Istri aku udah tahu jadi nggak ada konfirmasi sama sekali. Suaminya ada di sebelah dia ya dia anggap angin lalu," ujar Ruben Onsu saat ditemui di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Betrand Peto Heboh

Betrand Peto - Ruben Onsu (Foto: Instagram/@betrandpetoputraonsu)
Betrand Peto - Ruben Onsu (Foto: Instagram/@betrandpetoputraonsu)

Namun kabar tersebut justru membuat heboh anaknya Betrand Peto Putra Onsu. Pria berusia 37 tahun itu mengajak anaknya untuk tidak terlalu menanggapi hal tersebut.

“Onyo yang heboh. Dia bilang, 'yah kan ayah dari tadi di sini kok ada berita begini'. Ya saya bilang, 'udah Nyo gak usah didengerin, Onyo kan tau ayah di rumah'," ujarnya.

Bersama Anak

Ruben Onsu dan Betrand Peto. (Foto: Instagram @ruben_onsu)
Ruben Onsu dan Betrand Peto. (Foto: Instagram @ruben_onsu)

“Ya saya dua harian kemarin Sabtu Minggu di rumah main sama anak. Ya mereka tahu bapaknya dimana. Mungkin kalau saya di luar kota mungkin beritanya kemakan," lanjutnya.

Beri Pengertian

Karena reaksi Betrand Peto yang kesal melihat berita hoaks soal ayahnya itu, Ruben pun sebisa mungkin memberikan pengertian kepada sang anak. Menurut Ruben, hal baik dan hal buruk itu selalu berdampingan.

“Karena saya di rumah jadi orang rumah tahu bapaknya gimana. Onyo bilang, 'ih kok jahat banget ya'. Ya saya bilang, 'udah nyo gak ada yang bisa meminta memberitain kita baik melulu. Pasti ada yang jahat dan baik gitu," pungkasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel