Ruben Onsu Pernah Ancam Pulangkan Betrand Peto ke NTT

Ichsan Suhendra, Nuvola Gloria
·Bacaan 2 menit

VIVABetrand Peto pernah diancam akan dipulangkan ke NTT oleh Ruben Onsu. Hal ini karena Ruben tak ingin Betrand menjadi anak yang pembangkang kepada orang tua. Hal itu terjadi karena komunikasi kurang baik antara Betrand Peto dengan ibu kandung.

"Mungkin karena komunikasi. Ada satu dan lain hal yang bikin kita kurang berkomunikasi dengan baik makanya saya berada di pihak yang tidak pernah diperhatikan, tapi saya merasa senang diajak ke sini untuk ngobrol bersama bapak (Ruben)," ungkap Maria Octaviana, ibu kandung Betrand di kanal YouTube The Onsu Family.

"Sebenarnya tidak ada yang membedakan, hanya saja anak kita ini punya rasa trauma dengan kisah mama dan papanya," ujar Ruben.

Suami Sarwendah itu mengungkap sifat sensitif sang anak asuh. Selama ini Ruben selalu menjadi pendengar yang baik untuk anak asuhnya tersebut.

Baca: Keluarga Betrand Peto Minta Pulsa, Ruben Onsu: Anak Saya Bukan Sapi!

"Kalau Betrand ini jiwanya sensitif, makanya kalau dia cerita tentang papa dan mamanya saya menjadi pendengar yang baik," tutur Ruben.

Ruben mengatakan selalu mencari tahu dulu asal muasal Betrand. Ruben ingin menyapaikan pendidikan dengan hal yang berbeda.

"Sehingga saya mendidik tidak dengan hal yang sama." ungkap Ruben.

Ternyata Betrand punya rasa trauma yang berat karena dibentak. Ruben membahas hal itu kepada Vivi.

"Salah satu contoh, dia tidak bisa dibentak dengan keras. Dia ceritakan semua nama-nama orang yang pernah membentaknya,

Itulah mengapa Ruben memberi ajaran yang beda kepada Betrand. Ruben tak ingin Betrand jadi anak durhaka.

"Ini anak kandung kalian yang saya urusin, bukan saya membuatnya jauh bukan. Tapi traumanya Betrand ini berbahaya karena dia bisa jadi pembenci dan pemarah. Tugas saya dan istri saya membuat anak saya tidak boleh membenci siapa pun. Dia harus sayang dengan mamanya," ungkap Ruben menjelaskan.

Ruben memberi ancaman kepada Betrand agar tak jadi anak pembangkang. Betrand diancam akan dipulangkan ke NTT jika tak menuruti nasihat Ruben dan Sarwendah.

"Saya pernah bilang sama dia 'Kalau kamu tidak nurut sama ayah, kamu pulang!'. Saya tidak mau punya anak yang durhaka dengan orang tuanya," kata Ruben menegaskan.