Rudi Rubiandini: Saya Tidak Melakukan Korupsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tersangka dugaan suap Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Rudi Rubiandini membantah menerima suap dari pihak swasta berinisial S.

Dia mengklaim terjerat gratifikasi lantaran ada temannya, yang merujuk pada oknum A, membawa sejumlah uang ke rumahnya, di Jalan Brawijaya VIII Nomor 30 Jakarta Selatan.

"Saya tidak melakukan korupsi tetapi saya kelihatannya masuk dalam gratifikasi. Ada teman membawa uang," kata Rudi usai diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (14/8/2013) malam.

Karena itu, mantan Wamen ESDM tersebut membiarkan proses hukum yang akan menguak kasusnya nanti.

"Kita serahkan proses hukum yang ada," kata Rudi yang keluar mengenakan baju tahanan KPK, sekitar pukul 20.45 WIB.

Sebelumnya, dua oknum yang ditetapkan sebagai tersangka kasus ini, yakni A dan S juga merampungkan pemeriksaan. Namun, kedua bungkam saat diberondong pertanyaan oleh wartawan.

Baca Juga:

Uang Tangkap Tangan Jumlahnya Termasuk Terbesar

Menteri ESDM Tak Tahu Ada Perusahaan Kernel Oil

Rudi Tersangka, Anggota Keluarga Menangis

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.