Rugi Rp 5 Triliun, Pertamina Naikkan Harga LPG

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • 6 Ide Bisnis Sederhana Dimulai dari Smartphone Anda

    6 Ide Bisnis Sederhana Dimulai dari Smartphone Anda

    Studentpreneur
    6 Ide Bisnis Sederhana Dimulai dari Smartphone Anda

    Memulai usaha dari sebuah ide bisnis sederhana sangat cocok untuk dilakukan oleh kita yang belum pernah memulai bisnis sebelumnya. Tidak perlu berpikir terlalu rumit untuk mendapatkan pengalaman bisnis yang berharga. Bahkan hanya dengan mempunyai smartphone, Anda bisa memulai bisnis Anda sekarang juga. Beberapa di antaranya bahkan tanpa modal. Apa sajakah? …

TEMPO.CO, Jakarta --PT Pertamina (Persero) berencana menaikkan harga LPG 12 kilogram. Kenaikan harga ini dilakukan untuk menekan kerugian perseroan dari bisnis LPG yang diperkirakan mencapai Rp 5 triliun pada 2012.

"Harga keekonomian LPG Rp 8.500 sampai Rp 9.000 per kilogram. Sementara harga jual dari Pertamina Rp 5.850 per kilogram. Selisihnya tidak ditanggung pemerintah karena ini bukan barang subsidi," kata VP Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir ketika ditemui dalam pembukaan Olimpiade Sains Nasional Pertamina di Kampus Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Selasa, 25 September 2012.

Pertamina, menurut Ali, masih menghitung besaran kenaikan harga. Meski dinaikkan, ia mengklaim harga LPG tak akan mencapai harga keekonomian. "Kami belum ada angka pasti. Kami akan coba mengurangi biaya transpor dari pengisian ke konsumen karena itu ditanggung Pertamina," katanya.

Ali menyatakan sebagai barang non subsidi penetapan harga LPG 12 kilogram tak harus lewat persetujuan pemerintah. Namun Pertamina akan tetap mengomunikasikan rencana ini dengan pemerintah. "Sebagai perusahaan negara, Pertamina mempertimbangkan dampak-dampak yang muncul dengan adanya kenaikan LPG ini."

Pada 2012, konsumsi LPG dalam negeri diperkirakan mencapai sekitar 4,7 juta metrik ton. Jumlah ini terdiri dari 3,6 juta ton LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram dan sisanya merupakan gas non subsidi. Harga LPG dipengaruhi oleh fluktuasi harga minyak internasional.

BERNADETTE CHRISTINA

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...